Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Emiten Sawit Milik Sandiaga Uno Siap Rogoh Kocek Rp28,93 Miliar untuk Buyback

Saham yang akan dibeli kembali maksimal 110 juta lembar atau setara 1,55 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  08:33 WIB
Pekerja mengangkat buah sawit yang dipanen di Kisaran, Sumatera Utara, Indonesia. - Dimas Ardian / Bloomberg
Pekerja mengangkat buah sawit yang dipanen di Kisaran, Sumatera Utara, Indonesia. - Dimas Ardian / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten sawit PT Provident Agro Tbk menyiapkan dana sekitar Rp28,93 miliar untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan perseroan, emiten bersandi PALM tersebut menyatakan berniat melakukan buyback sebanyak-banyaknya 110 juta saham perseroan atau 1,55 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh.

“Dengan alokasi dana sebanyak-banyaknya Rp28.930.000.000,” tulis perseroan dalam publikasi yang dikutip Bisnis, Selasa (21/7/2020).

PALM menyebut sumber dana yang digunakan untuk buyback adalah seluruh dana yang dicadangkan perseroan, sehingga dengan adanya pembelian kembali saham ini aset dan ekuitas perseroan diperkirakan akan menurun.

“Akan tetapi perseroan berkeyakinan bahwa pembelian kembali saham perseroan tidak akan mengakibatkan menurunnya pendapatan dan tidak akan memberikan dampak negatif material mengingat perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang memadai,” jelasnya.

Lebih lanjut, perseroan mengharapkan dengan adanya buyback maka akan membuat harga saham PALM di masa yang akan datang lebih stabil dan berdampak positif bagi pemegang saham dan perseroan.

Pembelian kembali saham ini akan dilakukan dalam periode 12 bulan yakni mulai tanggal 4 Agustus 2020 hingga 3 Agustus 2021. Adapun perseroan menunggu persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang bakal digelar 30 Juli 2020.

PALM menyatakan perseroan berencana untuk menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai saham treasuri maksimal dalam waktu tiga tahun sejak selesainya buyback, sebagaimana diatur dalam pasal 15 POJK 30/2017.

Untuk diketahui, PALM merupakan anak usaha PT Saratoga Investama Sedaya Tbk dengan kepemilikan saham 44,87 persen. Adapun Saratoga adalah perusahaan investasi yang salah satu pemiliknya adalah pengusaha dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno.

Dalam setahun terakhir, harga sama PALM terkoreksi 21 persen. Adapun dalam seminggu terakhir, saham PALM naik 4,21 persen. Kapitalisasi pasar saham PALM hingga kemarin mencapai 1,41 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Buyback pt provident agro tbk
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top