Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pefindo Ubah Susunan Direksi dan Komisaris, Mantan Dirut Taspen Masuk

Salah satu keputusan RUPS Pefindo adalah mengangkat Iqbal Latanro sebagai anggota Dewan Komisaris untuk masa jabatan tahun 2020—2024.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  18:40 WIB
Jajaran Komisaris dan Direksi Pefindo setelah pelaksanaan RUPST 2020 dari kiri ke kanan: Bambang Indiarto (Komisaris), Iqbal Latanro (Komisaris), Sjamsul Arifin (Komisaris Utama), Salyadi Saputra (Direktur Utama), Hendro Utomo (Direktur Pemeringkatan) dan Ignatius Girendroheru (Direktur Kepatuhan). Istimewa
Jajaran Komisaris dan Direksi Pefindo setelah pelaksanaan RUPST 2020 dari kiri ke kanan: Bambang Indiarto (Komisaris), Iqbal Latanro (Komisaris), Sjamsul Arifin (Komisaris Utama), Salyadi Saputra (Direktur Utama), Hendro Utomo (Direktur Pemeringkatan) dan Ignatius Girendroheru (Direktur Kepatuhan). Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengubah susunan dewan direksi dan komisarisnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan hari ini, Rabu (8/7/2020)

Salah satu keputusan rapat adalah mengangkat Iqbal Latanro sebagai anggota Dewan Komisaris untuk masa jabatan tahun 2020—2024. Iqbal menggantikan Adrian Rusmana yang telah habis masa jabatannya.

Iqbal sendiri merupakan Direktur Utama PT Taspen (Persero) untuk periode tahun 2013 sampai Januari 2020. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Direktur Utama Bank BTN (Persero) Tbk. (BBTN) periode tahun 2007—2013.

Selain itu, RUPST juga mengangkay mengangkat Hendro Utomo sebagai Direktur Pemeringkatan, menggantikan Vonny Widjaja, yang telah menghabiskan 2 kali masa jabatan. Sebelumnya, Hendro menjabat sebagai Senior Vice President di Financial Institution Ratings Division di Pefindo.

Kursi Direktur Kepatuhan juga berganti pemilik, Ignatius Girendroheru diangkat Kepatuhan menggantikan Hari Purnomo yang sudah habis masa jabatannya. Dia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3IEI).

Sementara itu, Salyadi Saputra kembali menduduki kursi Direktur Utama, begitu pula dengan Bambang Indiarto dan Sjamsul Arifin yang masing-masing terpilih kembali sebagai Anggota Komisaris dan Komisaris Utama.

Sebagai komisaris utama, Sjamsul mengharapkan adanya kepengurusan baru tersebut dapat meminimalisasi dampak negatif dari pandemi yang terjadi dan dapat memacu inovasi Pefindo di era kenormalan baru.

Dia mengatakan setelah melewati tahun politik pada 2019 lalu, kinerja Pefindo semestinya melonjak di tahun ini. Namun, dampak dari pandemi membuat segala sesuatunya berjalan jauh dari rencana.

“Dengan pengurus baru kita berharap adanya terobosan baru yang dapat meminimalkan dampak negatif tersebut dan sekaligus mempersiapkan Pefindo menghadapi era pasca normal baru,” ungkapnya.

Adapun sebagai informasi, saat ini komposisi kepemilikan Pefindo adalah PT Bursa Efek Indonesia (32,37 persen), Dana Pensiun Bank Indonesia (22,69 persen), Dana Pensiun Pertamina (10,34 persen), PT Taspen (9,13 persen), PT Danareksa Sekuritas (7,76 persen) dan PT Sinarmas Sekuritas (3,5 persen).

Berikut susunan lengkap Dewan Komisaris dan Direksi Pefindo:

Komisaris Utama: Dr. Sjamsul Arifin M.A.
Komisaris: Iqbal Latanro M.Si.
Komisaris: Drs. Bambang Indiarto M.B.A.

Direktur Utama: Salyadi Saputra
Direktur: Hendro Utomo
Direktur: Ignatius Girendroheru

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pefindo komisaris RUPS
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top