Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Prospek Vaksin Covid-19 Tekan Harga Emas, Berikut Analisisnya!

Pada perdagangan Kamis (2/7/2020) pukul 10.55 WIB, harga emas Comex kontrak Agustus 2020 terkoreksi 0,18 persen atau 3,2 poin menjadi US$1.776,7 per troy ounce.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  11:14 WIB
Bongkahan emas. - Bloomberg
Bongkahan emas. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas sedikit tertekan pada hari Kamis(2/7/2020) di sesi Asia karena pasar yang menyambut baik perilisan data tenaga kerja AS serta laporan perkembangan positif vaksin Covid-19.

Pada perdagangan Kamis (2/7/2020) pukul 10.55 WIB, harga emas Comex kontrak Agustus 2020 terkoreksi 0,18 persen atau 3,2 poin menjadi US$1.776,7 per troy ounce. Adapun, emas spot turun 0,08 persen menuju US$1.768,6 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap sejumlah mata uang utama turun 0,08 persen menjadi 97,117.

Laporan Monex Investindo Futures menyebutkan harga emas bergerak turun seiring dengan langkah pasar yang mencerna data tenaga kerja yang dirilis oleh Automatic Data Processing Inc (ADP).

Hasilnya sedikit lebih rendah dari perkiraan untuk jumlah pekerja di bulan Juni, tetapi ada revisi positif dengan adanya peningkatan besar pada bulan Mei.

"Harga emas tertekan data tenaga kerja tersebut," papar Monex.

ADP pada hari Rabu melaporkan bahwa ekonomi menciptakan 2.369 juta pekerjaan pada bulan Juni, lebih rendah dari bulan Mei yang direvisi naik menjadi 3.065 juta pekerjaan. Laporan tersebut sedikit di bawah ekspektasi pasar, yang proyeksikan untuk penambahan 2.850 juta pekerjaan.

Melihat komponen dari laporan tersebut, sebagian besar pertumbuhan jumlah pekerja dilaporkan berasal dari perusahaan-perusahaan kecil yang mempekerjakan hingga 49 orang dengan menambahkan sekitar 937.000 pekerja.

Untuk perusahaan besar yang mempekerjakan 500 orang atau lebih berada di tempat kedua dengan menambah sekitar 873.000 pekerja.

Dalam sektor yang menyediakan jasa menambahkan sekitar 1.912 juta pekerja baru di bulan Juni, sementara itu sektor yang memproduksi barang-barang menambahkan hingga 457.000 pekerja baru.

Menurut Monex, harga emas berpotensi bergerak turun dalam jangkan pendek menguji support US$1.763. Penurunan lebih dalam dari level support tersebut berpeluang menekan harga emas menguji level support selanjutnya di US$1.759 dan US$1.755.

Namun keraguan atas pulihnya ekonomi dengan meningkatnya kasus baru Covid-19 berpotensi topang harga emas menguji resistan di US$1.774. Penembusan level tersebut berpotensi mendukung harga emas menguji level resistan selanjutnya di US$1.777 dan US$1.780.

Resistan : 1774, 1777, 1780
Support : 1763, 1759, 1755

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas Harga Emas Hari Ini vaksin
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top