Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Live

Harga Emas Hari ini, Kamis 2 Juli 2020

Pada perdagangan Kamis (2/7/2020) pukul 06.21 WIB, harga emas Comex kontrak Agustus 2020 terkoreksi 0,03 persen menjadi US$1.779,3 per troy ounce.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  15:11 WIB
Tumpukan emas batangan. - Bloomberg
Tumpukan emas batangan. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas tergelincir dari level US$1.800 per troy ounce seiring dengan membaiknya data tenaga kerja Amerika Serikat yang mengindikasikan pemulihan ekonomi.

Pada perdagangan Kamis (2/7/2020) pukul 06.21 WIB, harga emas Comex kontrak Agustus 2020 terkoreksi 0,03 persen menjadi US$1.779,3 per troy ounce. Adapun, emas spot turun 0,03 persen menuju US$1.769,49 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap sejumlah mata uang utama turun 0,2 persen menjadi 97,196.

Laporan Monex Investindo Futures melaporkan harga emas bergerak turun seiring dengan langkah pasar yang mencerna data tenaga kerja yang dirilis oleh Automatic Data Processing Inc (ADP). Hasilnya sedikit lebih rendah dari perkiraan untuk jumlah pekerja di bulan Juni, tetapi ada revisi positif dengan adanya peningkatan besar pada bulan Mei.

"Harga emas tertekan data tenaga kerja tersebut," papar Monex.

ADP pada hari Rabu melaporkan bahwa ekonomi menciptakan 2.369 juta pekerjaan pada bulan Juni, lebih rendah dari bulan Mei yang direvisi naik menjadi 3.065 juta pekerjaan. Laporan tersebut sedikit di bawah ekspektasi pasar, yang proyeksikan untuk penambahan 2.850 juta pekerjaan.

Melihat komponen dari laporan tersebut, sebagian besar pertumbuhan jumlah pekerja dilaporkan berasal dari perusahaan-perusahaan kecil yang mempekerjakan hingga 49 orang dengan menambahkan sekitar 937.000 pekerja. Untuk perusahaan besar yang mempekerjakan 500 orang atau lebih berada di tempat kedua dengan menambah sekitar 873.000 pekerja.

Untuk sektor yang menyediakan jasa menambahkan sekitar 1.912 juta pekerja baru di bulan Juni, sementara itu sektor yang memproduksi barang-barang menambahkan hingga 457.000 pekerja baru.

Simak pergerakan harga emas hari ini secara live.

15:18 WIB

Pukul 15.00 WIB: Emas Comex Melemah 0,4 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Agustus 2020 terpantau melemah 0,4 poin atau 0,02 persen ke level US$1.779,50 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,242 poin atau 0,25 persen ke level 96,954 pada pukul 15.01 WIB.

14:47 WIB

Pukul 14.28 WIB: Emas Comex Melemah 2,1 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Agustus 2020 terpantau melemah 2,1 poin atau 0,12 persen ke level US$1.777,80 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,217 poin atau 0,22 persen ke level 96,979 pada pukul 14.29 WIB.

13:44 WIB

Pukul 13.29 WIB: Emas Comex Melemah 3,6 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Agustus 2020 terpantau melemah 3,6 poin atau 0,2 persen ke level US$1.776,30 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,144 poin atau 0,15 persen ke level 97,052 pada pukul 11.29 WIB.

11:40 WIB

Pukul 11.25 WIB: Emas Comex Melemah 3,1 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Agustus 2020 terpantau melemah 3,1 poin atau 0,17 persen ke level US$1.776,80 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,108 poin atau 0,11 persen ke level 97,088 pada pukul 11.25 WIB.

10:15 WIB

Pukul 10.02 WIB: Emas Comex Melemah 3,7 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Agustus 2020 terpantau melemah 3,7 poin atau 0,21 persen ke level US$1.776,20 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,073 poin atau 0,08 persen ke level 97,123 pada pukul 09.53 WIB.

09:11 WIB

Pukul 08.54 WIB: Emas Comex Melemah 2,1 Poin

Harga emas Comex untuk kontrak Agustus 2020 terpantau melemah 2,1 poin atau 0,12 persen ke level US$1.777,80 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,066 poin atau 0,07 persen ke level 97,130 pada pukul 08.53 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas Harga Emas Hari Ini dolar
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top