Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSBB Berakhir, Kinerja Emiten Kurir Satria Antaran Prima (SAPX) Bisa Semakin Ngacir

Satria Antaran Prima yakin bisa mencetak pertumbuhan pendapatan 20-30 persen hingga akhir tahun. Saat kenormalan baru dimulai, pengantaran paket ke segmen korporasi diyakini bisa kembali meningkat setelah tersendat saat penerapan PSBB.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  21:24 WIB
Kurir Satria Antaran Prima. - sap/express.id
Kurir Satria Antaran Prima. - sap/express.id

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan pada sektor transportasi darat cukup optimistis perbaikan kinerja keuangan dapat terjadi pada kuartal III/2020. Pemberlakuan kenormalan baru (new normal) menjadi salah satu faktor utama karena akan meningkatkan mobilitas masyarakat.

Presiden Direktur PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) Budiyanto Darmastono mengatakan perseroan optimistis kondisi bisnisnya akan semakin baik dengan kehadiran new normal. Menurutnya, selama PSBB berlangsung, sektor kurir transportasi darat rata rata tidak mengalami dampak yang berarti dari pandemi.

“Kami mengalami kenaikan pendapatan dari segmen ecommerce karena kecenderungan orang untuk lebih berbelanja online, terutama pada masa PSBB dimana toko toko offline banyak yang menutup gerai nya,” jelasnya kepada Bisnis, Rabu (1/7/2020).

Budiyanto melanjutkan, secara keseluruhan volume pengiriman SAPX semasa PSBB meningkat sebesar 30 persen dari biasanya. Dengan pemberlakuan normal baru, ia cukup optimistis kinerja perusahaan dapat membaik pada kuartal III/2020. SAPX berharap penerimaan dari segmen klien korporasi yang tersendat selama PSBB akan segera pulih dalam kondisi new normal.

“Dengan kenaikan tersebut, kami memproyeksikan pendapatan hingga akhir tahun 2020 tumbuh sebesar 20-30 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pada kuartal I/2020, SAPX mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 22,6 persen, yakni sebanyak Rp108,63 miliar berbanding Rp84,08 miliar pada kuartal I/2019.

Hal tersebut turut berdampak pada lonjakan laba bersih tahun berjalan. Pada kuartal I/2020, SAPX mencetak laba bersih sebesar Rp11,36 miliar atau naik 62,5 persen dari laba bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp4,25 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top