Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Lemas, Saham BUMN Masih Bisa Bernafas

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. tercatat sebagai saham penghuni indeks yang paling moncer dengan kenaikan hampir 9 persen. Adapun saham PT Bukit Asam Tbk. terjerembap dengan koreksi 9,5 persen.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 27 Juni 2020  |  15:38 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,77 persen sepanjang pekan ini (22-26 Juni 2020). Di tengah kelesuan IHSG, saham-saham BUMN yang tergabung dalam indeks IDXBUMN20 mencatat kenaikan tipis 0,13 persen.

IHSG tercatat parkir di posisi 4.904,088 pada akhir perdagangan Jumat (26/6/2020). Adapun indeks IDXBUMN20 ditutup di level 281,889. Indeks ini berisi 20 saham bumn yang dimiliki oleh negara maupun pemerintah daerah.

Di antara 20 saham anggota indeks, sebanyak 9 saham menguat, 11 saham melemah, dan 1 saham stagnan. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. tercatat sebagai saham penghuni indeks yang paling moncer dengan kenaikan hampir 9 persen. Adapun saham PT Bukit Asam Tbk. terjerembap dengan koreksi 9,5 persen.

Secara khusus, kenaikan saham Bank BTN dalam sepekan terakhir hanya ditopang kenaikan dalam sehari, yaitu pada 24 Juni 2020. Selebihnya dalam empat sesi, saham BTN selalu terkoreksi.

Pada 24 Juni 2020, saham BTN naik 11,98 persen atau hampir 12 persen.  Saat itu saham BTN diperdagangkan sebanyak 429,73 juta lembar dengan nilai transaksi Rp509,27 miliar.

Kenaikan saham Bank BTN terjadi bersamaan dengan pengumuman penempatan dana pemerintah di bank pelat merah termasuk BTN. Total dana Rp30 triliun yang sebelumnya ditempatkan di bank Indonesia, kini diparkir di bank milik negar auntuk mendorong sektor riil dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.  

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pahala Nugraha Mansury mengatakan sebanyak 40 persen dari jumlah dana yang ditempatkan pemerintah akan disalurkan untuk KPR segmen subsidi.

"Komitmen dari dana yang ditempatkan, kami akan ekspansi tiga kali dari jumlah yang ditempatkan di BTN dan fokus kami 40% akan disalurkan ke KPR subsidi," katanya, Rabu (24/6/2020).

Berikut kinerja saham BUMN dalam sepekan terakhir, 22-26 Juni 2020

Kinerja Saham BUMN di Indeks IDXBUMN20, 22-26 Juni 2020
Kode EmitenHarga 26 Juni 2020Perubahan Harga Sepekan 
ADHI610-2,4
ANTM605-0,82
BBNI45802,23
BBRI3030-2,26
BBTN12108,52
BJBR755-2,58
BMRI50002,46
ELSA224-4,27
JSMR44006,54
PGAS11355,09
PTBA2060-9,56
PTPP8903,49
SMGR95000,00
TINS5951,65
TLKM3190-2,74
WEGE195-6,25
WIKA1230-2,77
WSBP1991,53
WSKT720-3,36
WTON2880,70

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG BUMN
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top