Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Komisaris Phapros (PEHA) Umumkan Borong Saham Jelang RUPST Besok

Satu komisaris PEHA mengumumkan pembelian 208.100 saham dengan harga pembelian rata-rata Rp1.000 pada Rabu (17/6/2020)
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  14:49 WIB
Dari kiri ke kanan: Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir,Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Didiek Prasetyo, Direktur Utama Phapros Barokah Sri Utami, dan Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro, setelah penandatanganan perjanjian jual beli saham PT Phapros Tbk. antara PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) dengan PT Kimia Farma (Persero) Tbk. pada Rabu (27/3/2018) - Azizah Nur Alfi
Dari kiri ke kanan: Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir,Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Didiek Prasetyo, Direktur Utama Phapros Barokah Sri Utami, dan Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro, setelah penandatanganan perjanjian jual beli saham PT Phapros Tbk. antara PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) dengan PT Kimia Farma (Persero) Tbk. pada Rabu (27/3/2018) - Azizah Nur Alfi

Bisnis.com, JAKARTA – Jelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan diselenggarakan Kamis (25/6/2020), Komisaris PT Phapros Tbk. (PEHA) Masrizal A. Syarief melakukan pembelian saham emiten tersebut.

Masrizal melaporkan pembelian 208.100 saham dengan harga pembelian rata-rata Rp1.000 pada Rabu (17/6/2020). Walhasil, Masrizal setidaknya menggelontorkan uang sebesar Rp208,1 juta untuk membeli saham Phapros pekan lalu.

Transaksi ini membuat jumlah sahamnya bertambah menjadi 76,72 juta dengan persentase kepemilikan sahamnya atas perseroan tersebut sebesar 9,13 persen sesudah transaksi.

Disebutkan, tujuan dari transaksi tersebut adalah untuk tabungan saham dengan status kepemilikan saham langsung.

Untuk diketahui, Masrizal adalah anggota Dewan Komisaris perseroan yang memiliki saham paling banyak di anak entitas anak PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) tersebut.

Menjelang RUPST yang akan berlangsung Kamis (24/6/2020), perseroan sebelumnya menyatakan tetap berencana membagikan dividen kepada investornya.

“[Pembagian dividen] sesuai dengan misi perusahaan untuk tumbuh bersama dengan pemegang saham dalam membesarkan perusahaan,” ungkap Direktur Utama Phapros Barokah Sri Utami kepada Bisnis, Kamis (11/6/2020).

Sebagai catatan, Phapros melaporkan pendapatan Rp1,10 triliun per 31 Desember 2019. Pencapaian itu tumbuh 8,06 persen dari Rp1,02 triliun pada 2018.

Dari situ, emiten berkode saham PEHA tersebut mencetak laba bersih Rp102,03 miliar pada 2019. Nilai yang dikantongi turun 23,24 persen dibandingkan dengan Rp132,30 miliar periode 31 Desember 2018.

Adapun, Phapros membagikan dividen dengan rasio pembayaran 70 persen untuk kinerja tahun buku 2017 dan 2018. Pada rentang 2013—2016, dividend payout ratio (DPR) perseroan konsisten sebesar 50 persen.

Untuk gambaran, Phapros membagikan dividen tunai senilai Rp92,6 miliar atau 70 persen dari laba bersih periode 2018. Jumlah itu setara dengan Rp110,26 per saham.

Kinerja tahun sebelumnya, Phapros membagikan dividen senilai Rp87,8 miliar atau setara Rp104,4 per lembar saham untuk laba bersih tahun buku 2017.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen RUPS pt phapros tbk
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top