Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengelola RS Mitra Keluarga (MIKA) bagi Dividen Rp299 Miliar

Investor Relation Mitra Keluarga Karyasehat Aditya Wijaya mengatakan perseroan akan membagikan dividen sebesar Rp21 per saham dengan total Rp299,17 miliar.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  13:58 WIB
IGD RS Mitra Keluarga Kalideres - mitrakeluarga.com
IGD RS Mitra Keluarga Kalideres - mitrakeluarga.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk.(MIKA)  bakal membagikan dividen tunai sebesar Rp299,17 miliar sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Rabu (24/6/2020).

Investor Relation Mitra Keluarga Karyasehat Aditya Wijaya mengatakan perseroan akan membagikan dividen sebesar Rp21 per saham dengan total Rp299,17 miliar. Jumlah itu setara dengan 40,97 persen dari total laba Rp730,14 miliar pada 2019.

“Sisanya Rp7,3 miliar bakal dialokasikan sebagai dana cadangan, dan selebihnya akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk menambah modal kerja,” katanya Rabu (24/6/2020).

Menurutnya pembayaran dividen akan dilakukan dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman hasil RUPST pada 24 Juni 2020.

Selain itu, emiten berkode saham MIKA itu juga mengangkat Johannes Setijono menggantikan Bachelius Ruru sebagai Komisaris Independen. Sebagaimana diketahui, Bachelius Ruru pada tahun lalu telah diangkat oleh PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) sebagai Direktur Utama.

Pemegang saham pengelola rumah sakit Mitra Keluerga pun menyetujui perubahan jenis perseroan dari penanaman modal asing menjadi penanaman modal dalam negeri.

Berdasarkan data Bloomberg harga saham MIKA naik tipis 0,43 persen ke posisi Rp2.310 pers saham. MIKA diperdagangkan sebanyak 793 kali dengan nilai mencapai Rp6,58 miliar pada pukul 13.37 WIB

Sementara itu, Mitra Keluarga Karyasehat mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sebesar 8,71 persen dan 8,62 persen pada kuartal I/2020.

Emiten berkode saham MIKA itu mencatatkan pendapatan sebesar Rp874,71 miliar naik 8,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp804,63 miliar. Segmen rawat inap menyumbang sekitar Rp550,56 miliar naik dari posisi Rp502,33 miliar.

Adapun segmen rawat jalan ikut tumbuh dari posisi Rp302,29 miliar menjadi Rp324,15 miliar. Total penjualan obat dan perlengkapan medis dari kedua segmen itu menyentuh Rp403,38 miliar.

MIKA tercatat mengalami pertumbuhan beban pokok dan beban usaha dengan masing-masing 9,88 persen dan 13,16 persen setahun berjalan. Total beban pokok mencapai Rp459,15 miliar dan beban usaha Rp164,89 miliar.

Meski demikian perseroan mendapatkan tambahan dari pendapatan operaso sebesar Rp15,50 miliar. Dengan begitu laba bersih pengelola RS Mitra Keluarga ini naik 8,62 persen menjadi Rp198,77 miliar.

Tahun sebelumnya perseroan mencatatkan laba bersih Rp182,99 miliar. Adapun laba bersih per saham mencapai Rp14 naik dari posisi Rp13.

Total liabilitas perseroan mencapai Rp818,31 miliar. Liabilitas jangka pendek sebesar Rp445,47 miliar dengan jangka panjang Rp372,84 miliar.

Total aset MIKA sebesar Rp5,80 triliun dengan aset lancar Rp2,64 triliun dan aset tidak lancar Rp3,16 triliun. Perseroan mendapatkan pemasukan dari kas bersih untuk operasi Rp318,38 miliar dan pengeluaran investasi Rp80,48 miliar.

Dengan begitu kas dan setara kas akhir periodes sebesar Rp794,72 miliar

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen rumah sakit mitra keluarga mitra keluarga karyasehat
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top