Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Akhir Pekan Ditutup Naik Bersama Rebound Bursa Asia

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 0,35 persen atau 17,03 poin menjadi 4.942,27.
Pengunjung memotret layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis/Abdurachman
Pengunjung memotret layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu mempertahankan pergerakannya di wilayah positif pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (19/6/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 0,35 persen atau 17,03 poin menjadi 4.942,27. Sepanjang hari, indeks bergerak di rentang 4.970,07 - 4.927,37.

Nilai transaksi mencapai Rp6,64 triliun dari 538.590 kali transaksi. Investor asing mencatatkan net sell Rp609,4 miliar.

Sebelumnya, IHSG parkir di level 4.942,13 dengan kenaikan 16,88 poin atau 0,34 persen pada akhir sesi I. Pada perdagangan Kamis (18/6/2020), IHSG ditutup di level 4.925,25 dengan pelemahan sebesar 1,25 persen atau 62,53 poin.

Indeks mulai bangkit dari zona merah dengan mengawali perdagangan Jumat menanjak 0,85 persen atau 41,71 poin ke level 4.966,96. Sepanjang perdagangan hingga akhir sesi I, indeks bergerak dalam kisaran 4.927,37 – 4.970,07.

Tercatat 165 saham menguat, 248 saham melemah, dan 155 saham stagnan hingga akhir perdagangan.

Bersama IHSG, sejumlah indeks saham lain di Asia membukukan kenaikan, antara lain indeks Nikkei 225 Jepang (+0,55 persen), indeks Shanghai Composite dan CSI 300 China yang masing-masing menguat 0,96 persen dan 1,34 persen.

Indeks Hang Seng Hong Kong dan Kospi Korea Selatan masing-masing meningkat 0,75 persen dan 0,37 persen.

Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan investor mencari katalis baru dengan berspekulasi di tengah meningkatnya jumlah infeksi virus corona di beberapa negara.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan suku bunga BI7DDR sebesar 0,25 bps ke level 4,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berakhir Kamis (18/6).

“Pemangkasan suku bunga acuan yang dilakukan Bank Indonesia beserta sikap optimistis Gubernur BI Perry Warjiyo sebenarnya memunculkan sentimen yang cukup baik untuk pasar Indonesia,” tutur Lanjar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper