Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indoritel (DNET) Catatkan Kinerja Cemerlang, Laba Melonjak 80 Persen

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 31 Desember 2019, perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih 80,73 persen secara tahunan menjadi Rp523,05 miliar.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  16:59 WIB
Indomaret - Ilustrasi
Indomaret - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten ritel PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) mencatatkan kinerja cemerlang sepanjang tahun 2019.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 31 Desember 2019, perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih 80,73 persen secara tahunan menjadi Rp523,05 miliar.

Pendapatan perseroan pun melonjak menjadi Rp257,78 miliar. Realisasi tersebut naik 98,63 persen dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp129,79 miliar.

Walhasil, laba per saham atau earning per share yang akan dibagikan perseroan untuk tahun buku 2019 adalah sebesar Rp36,88, naik dari posisi tahun sebelumnya yakni Rp20,40.

Emiten Grup Salim tersebut mendapatkan pundi-pundi uang dari bagian laba dari entitas asosiasi dari ventura bersama dan pendapatan lainnya masing-masing sebesar Rp675,69 miliar dan Rp925,01 juta.

Kendati demikian, perseroan pun tak dapat menampik kenaikan beban penjualan sebesar 88,18 persen, beban umum dan administrasi senilai 16,72 persen serta beban lainnya yang melonjak 197,01 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penjualan serat optik kepada pihak ketiga masih menjadi penopang pendapatan perseroan sebesar 98,13 persen, diikuti penjualan serat optik kepada pihak berelasi senilai 1,86 persen, dan penjualan e-commerce daily deals kepada pihak ketiga sebesar 0,01 persen dari total omzet perseroan.

Untuk diketahui, serat optik adalah sebuah dasar untuk proses digitalisasi di masa depan dimana media memiliki kecepatan konstan yang lebih tinggi, tingkat keamanan yang lebih tinggi, cakupan yang luas, dan kapasitas penyebaran data yang jauh lebih besar bila dibandingkan dengan teknologi yang sudah ada.

Sebagai penyedia layanan infrastruktur, perusahaan memakai teknologi yang dapat memfasilitasi bisnis model yang terintegrasi antara penyedia layanan, pemberi layanan TV, dan penyedia layanan telekomunikasi di Indonesia.

Di sisi lain, OgahRugi merupakan e-commerce yang menawarkan daily deals voucher diskon dari merchant pilihan. Kategori voucher yang tersedia adalah food and beverages (restoran), product, leisure, health & beauty dan services. Demografi pengguna OgahRugi saat ini adalah sebagian besar berdomisili di Jabodetabek dengan rentang usia mulai dari 19 sampai dengan 40 tahun.

Total liabilitas dan ekuitas perseroan juga meningkat masing-masing 8,38 persen menjadi Rp5,95 triliun dan 5,49 persen menjadi Rp9,53 triliun. Adapun, total aset perseroan pun naik 6,58 persen menjadi Rp15,48 triliun.

Terakhir, kas dan setara kas akhir tahun perseroan terkoreksi 53,77 persen dari posisi Rp342,28 miliar menjadi Rp158,25 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten grup salim indoritel makmur indomaret
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top