Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

'Surat Cinta' kepada Nasabah Ungkap Suspensi Reksa Dana Sinarmas, Ini Isinya

Produk reksa dana yang terkena suspensi beli diantaranya Danamas Pasti, Danamas Stabil, Danamas Rupiah, Danamas Rupiah Plus, Simas Saham Unggulan, Simas Syariah Unggulan dan Simas Syariah Berkembang.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  16:04 WIB
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan penghentian sementara pembelian produk reksa dana milik Sinarmas Asset Management secara tidak langsung kepada nasabah. 

Pemberitahuan suspensi disampaikan salah satu agen penjual efek reksa dana PT Bibit Tumbuh Bersama. Dalam surel yang diterima Bisnis dari beberapa nasabah,  Bibit menyampaikan bahwa pemilik reksa dana Sinarmas Asset Management tak lagi dapat melakukan pembelian dan switching akibat dari penghentian sementara oleh OJK.

Produk reksa dana yang terkena suspensi beli diantaranya Danamas Pasti, Danamas Stabil, Danamas Rupiah, Danamas Rupiah Plus, Simas Saham Unggulan, Simas Syariah Unggulan dan Simas Syariah Berkembang.

“Untuk sementara ini kamu tidak dapat melakukan pembelian atau switching produk reksa dana tersebut karena sedang diberhentikan sementara atas instruksi Otoritas Jasa Keuangan S-452/PM.21/2020 yang telah dikirimkan ke sistem S-INVEST per 20 Mei 2020 pukul 21.01 WIB,” tulis Bibit dalam surel kepada nasabah, dikutip Bisnis, Selasa (26/5/2020).

Adapun, penjualan untuk reksa dana ini masih dapat dilakukan sehingga, manajemen Bibit menyarankan nasabah agar melakukan penjualan atau redemption sebelum cut off time pukul 12.00 WIB, hari ini.

Sampai artikel ini diturunkan, OJK maupun manajemen Sinarmas Asset Management belum memberikan konfirmasi ketika dihubungi oleh Bisnis.

Dalam catatan Bisnis,  suspensi terhadap produk manajer investasi  Sinarmas Asset Management adalah tindakan teranyar yang dilakukan oleh OJK. Sebelumnya, otoritas tersebut sempat memberikan suspensi dan bahkan membubarkan sejumlah produk reksa dana pada akhir 2019 hingga awal 2020.

Sebelumnya, OJK melayangkan surat imbauan kepada MNC Asset Management terkait penyesuaian komposisi portofolio. Sebanyak 7 produk reksa dana kelolaan manajer investasi dari Grup MNC ini pun terkena suspensi untuk sementara.

Paling keras, OJK meminta PT Minna Padi Aset Manajemen membubarkan 6 produk reksa dana yang tidak sesuai aturan dan mewajibkan seluruh stakeholders yang terlibat untuk mengikuti penilaian kembali uji kelayakan dan kepatuhan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sinarmas reksa dana pt sinarmas asset management
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top