Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ICBP Teken Perjanjian Akuisisi Pinehill Senilai Rp44,33 Triliun

Emiten barang konsumsi, PT Indofood CBP Sukses Markmur Tbk. menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Pinehill Corpora Limited dan Steele Lake Limited.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 23 Mei 2020  |  12:32 WIB
Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk Anthoni Salim (kedua kanan) berbincang dengan Direktur Thomas Tjhie (dari kiri), Direktur Axton Salim dan Direktur Franciscus Welirang, usai RUPST dan luar biasa, di Jakarta, Rabu (29/5/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk Anthoni Salim (kedua kanan) berbincang dengan Direktur Thomas Tjhie (dari kiri), Direktur Axton Salim dan Direktur Franciscus Welirang, usai RUPST dan luar biasa, di Jakarta, Rabu (29/5/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, MEDAN — Emiten barang konsumsi, PT Indofood CBP Sukses Markmur Tbk. menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Pinehill Corpora Limited dan Steele Lake Limited.

Berdasarkan keterbukaan informasi di BEI dikutip Sabtu (23/5/2020), transaksi itu terjadi pada 22 Mei 2020. ICBP setuju membeli saham dan menerima pengalihan seluruh saham Pinehill Corpora dan Steele Lake di Pinehill Company Limited.

ICBP akan membeli seluruh saham yang dimiliki oleh Pinehill Corpora sebanyak 70,83 juta saham atau setara dengan 51 persen dari total saham yang diterbitkan Pinehill Company Limited, serta seluruh saham yang dimiliki oleh Steele Lake sebanyak 68,05 juta saham atau setara dengan 49 persen dari total saham.

Harga pembelian seluruh saham telah disepakati sebesar US$2,99 miliar atau setara dengan Rp44,33 triliun (asumsi kurs Rp14.785 per dolar AS). Jumlah ini akan dibayarkan untuk saham yang dijual Pinehill Company sebesar US$1,53 miliar atau setara dengan Rp22,61 triliun, serta saham yang dijual Steele Lake sebesar US$1,47 miliar atau setara dengan Rp21,72 triliun.

Sumber pembiayaan transaksi berasal dari kas perseroan sebesar US$300 juta, sisanya berasal dari fasilitas pinjaman dari lembaga perbankan.

Corporate Secretary ICBP Gideon A. Putro menyampaikan bahwa hingga tanggal keterbukaan informasi ini, perseroan masih dalam tahap diskusi dengan para potensial kreditur dan belum ada ketentuan yang bersifat definitif di antara para pihak.

Perseroan akan menyelenggarakan rapat umum pemegang saham luar biasa untuk meminta persetujuan dari pemegang saham atas rencana transaksi tersebut, paling lambat pada 28 Agustus 2020.

"Rencana transaksi ini merupakan transaksi dengan pihak terafililasi perseroan mengingat salah satu dari pihak penjual yaitu Pinehill Corpora merupakan pihak terafiliasi perseroan. Namun, direksi berkeyakinan bahwa rencana transaksi tidak mengandung benturan kepentingan," katanya.

Pinehill Corpora merupakan konsorsium dan Anthoni Salim memiliki penyertaan secara tidak langsung sekitar 49 persen saham Pinehill Corpora. Kerabat Anthoni Salim memiliki penyertaan secara tidak langsung sekitar 8,3 persen dalam Pinehill Corpora, sedangkan 42,7 persen saham sisanya dimiliki oleh pihak ketiga independen.

Gideon memaparkan rencana akuisisi saham Pinehill Company Limited sejalan dengan pengembangan dan perluasan kegiatan usaha perseroan. Perusahaan menargetkan memiliki kegiatan usaha utama produksi dan distribusi mi instan di negara-negara di Afrika, Timur Rengah, dan Eropa Tenggara.

Rencana ini juga akan menempatkan perseroan di posisi strategis di pasar-pasar yang mengutamakan produk halal, menjadikan perusahaan sebagai pemain dan produsen produk makanan global dengan pangsa pasar yang kuat secara global terutama produk mi instan.

Dengan posisi pasar yang kuat serta tingkat pertumbuhan yang tinggi, direksi perseroan meyakini bahwa transaksi ini akan meningkatakan nilai pemegang saham perseroan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

akuisisi indofood cbp sukses makmur
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top