Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Legitnya Bisnis Grup Salim, Kantongi Pendapatan Rp36,34 Triliun dan Laba Melesat

Selama tiga bulan pada 2020 Grup Salim mengantongi pendapatan Rp36,34 triliun dan pertumbuhan laba melesat
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  14:52 WIB
Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk Anthoni Salim (kedua kanan) berbincang dengan Direktur Thomas Tjhie (dari kiri), Direktur Axton Salim dan Direktur Franciscus Welirang, usai RUPST dan luar biasa, di Jakarta, Rabu (29/5/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk Anthoni Salim (kedua kanan) berbincang dengan Direktur Thomas Tjhie (dari kiri), Direktur Axton Salim dan Direktur Franciscus Welirang, usai RUPST dan luar biasa, di Jakarta, Rabu (29/5/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Kelima emiten Grup Salim yang bergerak di bidang pangan membukukan pertumbuhan pendapatan 2,4 persen dan laba bersih 23,19 persen pada kuartal I/2020.

Kelima emiten itu adalah PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP), PT Perkebunan London Sumatera Tbk. (LSIP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI).

Total pendapatan yang dibukukan oleh kelimanya pada kuartal I/2020 mencapai Rp36,34 triliun, naik 2,40 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya Rp35,49 triliun. Sementara itu, Grup Salim memperoleh kenaikan laba bersih yang signifikan 26,79 persen. Total laba bersih Grup Salim mencapai Rp3,48 triliun sedangkan periode sebelumnya Rp2,79 triliun.

Meningkatnya laba bersih disebabkan kinerja laba ICBP yang naik 47,76 persen ke posisi Rp1,98 triliun. Selain itu, laba INDF juga naik 4,48 persen menjadi Rp1,40 triliun.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP Anthoni Salim mengatakan di tengah ketidakpastian global, ICBP tetap tangguh dan mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba pada kuartal I/2020.

“Kami akan terus memonitor dan menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi, serta senantiasa mengelola bisnis kami secara berhati-hati dan tetap dapat bersaing di pasar,” katanya Jumat (22/5/2020).

Selain ICBP, laba ROTI mengembang dua digit yakni 20,03 persen. Manajemen mengungkapkan peningkatan terjadi karena fokus pada produk-produk unggulan dan meningkatkan penetrasi pasar khususnya gerai minimarket.

Kinerja Emiten Grup Salim

Manajemen ROTI juga menyampaikan permintaan akan produk roti sangat tinggi dan berkomitmen akan menjaga ketersediaan roti selama masa pandemi. Hal itu tercermin pada penjualan bersih kuartal I/2020 yang mencapai Rp912,9 miliar, tumbuh 15,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, emiten yang memproduksi dan mengolah minyak mentah sawit (crude palm oil/CPO) yakni SIMP dan LSIP mengalami kinerja yang jauh berbeda. Pasalnya, SIMP mencatatkan pertumbuhan rugi bersih 65,90 persen menjadi Rp51,86 miliar. Penjualan CPO pun anjlok 22 persen dari posisi 214.000 ton menjadi 167.000 ton.

Begitu juga dengan produk PKO yang turun 16 persen menjadi 39.000 ton. Manajemen SIMP menyebutkan hal itu terutama berasal dari rugi yang timbul dari perubahan nilai wajar aset biologis sebesar Rp141 miliar.

Di sisi lain, LSIP mengalami pertumbuhan laba bersih sebesar 121,19 persen dari posisi Rp81 miliar menjadi Rp36,62 miliar.

“Kenaikan laba itu terutama seiring dengan kenaikan harga jual rerata, laba selisih kurs dan penurunan beban umum dan administrasi di mana sebagian diimbangi oleh rugi yang timbul dari perubahan nilai wajar aset biologis,” tulis Manajemen.

Adapun, harga jual rerata perseroan untuk CPO naik 29 persen, sedangkan ASP palm kernel naik 14 persen secara tahunan. Perseroan juga berhasil mendapatkan keuntungan dari selisih kurs sebesar Rp3,66 miliar, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu rugi Rp356 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indofood Kinerja Emiten indofood cbp sukses makmur grup salim
Editor : Duwi Setiya Ariyanti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top