Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Amblas 81 Persen, Bursa Pantau Saham Kresna Graha Investama (KREN)

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut penurunan harga saham Kresna Graha Investama yang di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA). Namun, UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap regulasi di bidang pasar modal. 
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 15 Mei 2020  |  10:30 WIB
Kresna Graha Investama/KREN
Kresna Graha Investama/KREN

Bisnis.com,JAKARTA— PT Bursa Efek Indonesia tengah mencermati pola perkembangan transaksi PT Kresna Graha Investama Tbk. karena penurunan harga saham yang di luar kebiasaan.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Jumat (15/5/2020), Bursa menyebut telah terjadi penurunan harga saham Kresna Graha Investama yang di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA). Kendati demikian, pengumuman UMA itu tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang undangan di bidang pasar modal. 

Manajemen BEI mengatakan sebelumnya telah mengumumkan UMA atas perdagangan saham emiten berkode saham KREN itu pada 21 Februari 2020. Sehubungan dengan kondisi itu, Bursa tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham KREN.

Dengan demikian, BEI mengimbau kepada para investor untuk memperhatikan jawaban KREN atas permintaan konfirmasi Bursa. Selanjutnya, investor diminta untuk mencermati kinerja perusahaan dan keterbukaan informasinya.

BEI juga meminta pengkajian kembali terhadap rencana aksi korporasi perusahaan tercatat apabila belum mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS). Selain itu, Bursa meminta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Berdasarkan data Bloomberg, harga saham KREN langsung terkoreksi 6 persen ke level Rp94 pada awal perdagangan, Jumat (15/5/2020). Secara year to date (ytd), laju saham perseroan sudah ambles 81 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia kresna graha investama
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top