Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kuartal I/2020: Lonjakan Harga CPO Kerek Laba Dharma Satya Nusantara (DSNG)

Harga jual rata-rata CPO perseroan pada kuartal I/2020 naik signifikan senilai Rp8,3 juta per ton.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 01 Mei 2020  |  15:04 WIB
Direktur Utama PT Dharma Satya Nusantara Tbk Andrianto Oetomo memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan, usai rapat umum pemegang saham tahunan  (RUPST), di Jakarta, Kamis (9/5/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Direktur Utama PT Dharma Satya Nusantara Tbk Andrianto Oetomo memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan, usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), di Jakarta, Kamis (9/5/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten perkebunan PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) melaporkan pertumbuhan laba bersih sebesar 24,83 persen secara tahunan. Peningkatan ini didorong oleh lonjakan harga jual rata-rata CPO perseroan sebesar 35 persen dibandingkan dengan kuartal I tahun lalu.

Dikutip dari keterangan persnya yang diterima Bisnis, Jumat (1/5/2020), harga jual rata-rata CPO perseroan pada kuartal I/2020 naik signifikan senilai Rp8,3 juta per ton dibandingkan harga jual rata-rata tiga bulan pertama tahun lalu sebesar Rp 6,1 juta per ton.

Dari sini, perseroan mencetak laba senilai Rp81,47 miliar, naik dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp65,27 miliar.

Direktur Utama Dharma Satya Nusantara Andrianto Oetomo mengatakan sejak kuartal IV/2019 harga CPO sudah mulai menanjak akibat berkurangnya stok minyak sawit di Malaysia dan Indonesia serta tingginya permintaan akibat kebijakan mandatory biodiesel B30.

“Namun, dengan pandemi Covid-19 yang mulai menunjukkan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia maupun dunia pada kuartal II ini, maka kami mengambil sikap waspada dengan terus menerus memonitor perkembangan yang terjadi supaya dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna memitigasi dampak buruk pandemic Covid-19 ini terhadap semua lini usaha kami,” jelas Andrianto.

Selain itu, perseroan juga secara aktif mendukung program pemerintah dalam memerangi wabah Covid-19, baik dengan penerapan prosedur-prosedur health and safety di lingkungan kerja perusahaan maupun melalui kegiatan CSR di lingkungan sekitar perusahaan beroperasi.

Dari sisi kinerja operasional, pada tiga bulan pertama tahun ini, perseroan mencatatkan produksi CPO sebesar 153.000 ton, naik 18 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Kinerja pabrik kelapa sawit perseroan juga meningkat melalui kenaikan tingkat ekstraksi minyak sawit menjadi 24 persen dibandingkan dengan kuartal pertama 2019, yang sebesar 23 persen.

Sementara itu, volume penjualan minyak sawit perseroan pada kuartal I/2020 turun 14 persen menjadi 143.000 ton dibandingkan kuartal I/2019 sebesar 166.000 ton.  Penurunan ini terjadi karena pada periode tahun lalu, volume penjualan juga mencakup sisa stok CPO pada akhir 2018 yang jumlahnya cukup signifikan.

Selain itu, pada akhir Maret 2020, sempat terjadi keterlambatan pada kapal pengangkut CPO yang berdampak pada tertahannya pengiriman CPO di akhir Maret 2020.

Penjualan segmen kelapa sawit sendiri menyumbang Rp1,32 triliun atau sekitar 83 persen dari total pendapatan perseroan.

Sementara untuk segmen produk kayu, perseroan mencatat adanya kenaikan volume penjualan untuk produk panel pada kuartal pertama 2020, sebesar 16 persen menjadi 26 ribu m3 dan engineered floorings naik 4 persen menjadi 239 ribu m2, akibat peningkatan permintaan dari negara tujuan ekspor, khususnya permintaan produk panel dari Jepang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten sawit Kinerja Emiten dharma satya nusantara
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top