Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wow, Laba Bersih Sierad Produce (SIPD) Melonjak 207 Persen pada 2019

Perseroan mencatatkan pertumbuhan fantastis dari sisi laba bersih sebesar Rp79,78 miliar, naik 207,61 persen dari posisi pada tahun sebelumnya sebesar Rp25,93 miliar.
Direktur Utama PT Sierad Produce Tbk Tomy Wattemena Widjaja (tengah) bersama Komisaris Utama Independen Antonius Joenoes Supit (dari kiri), Wakil Dirut Soh Ching Kher, Direktur Sri Sumiyarsi, dan Direktur Wayan Sumantra mengamati bibit ayam pedaging, usai paparan publik, di Jakarta, Kamis (9/5/2019)./Bisnis-Endang Muchtar
Direktur Utama PT Sierad Produce Tbk Tomy Wattemena Widjaja (tengah) bersama Komisaris Utama Independen Antonius Joenoes Supit (dari kiri), Wakil Dirut Soh Ching Kher, Direktur Sri Sumiyarsi, dan Direktur Wayan Sumantra mengamati bibit ayam pedaging, usai paparan publik, di Jakarta, Kamis (9/5/2019)./Bisnis-Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten unggas PT Sierad Produce Tbk. (SIPD) membukukan catatan cemerlang sepanjang tahun 2019 lalu.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2019, perseroan mencatatkan pertumbuhan fantastis dari sisi laba bersih sebesar Rp79,78 miliar, naik 207,61 persen dari posisi pada tahun sebelumnya sebesar Rp25,93 miliar.

Hal ini membuat Sierad Produce akan membagikan laba per saham atau earning per share untuk tahun buku 2019 sebesar Rp59,58, melonjak drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya senilai Rp19,37.

Peningkatan pada laba bersih perseroan terutama disumbang oleh kenaikan penjualan bersih sebesar 31,58 persen menjadi Rp4,1 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3,12 triliun.

Omzet dari perunggasan masih menjadi penopang bisnis perseroan dimana 87,93 persen dari total penjualan bersih berasal dari segmen tersebut, diikuti dengan makanan siap saji sebesar 11,95 persen dan penjualan kepada pihak berelasi senilai 0,11 persen dari total pendapatan tahun 2019.

Disebutkan, PT FKS Multi Agro Tbk. (FISH) merupakan pemasok bahan baku pakan ternak perusahaan dengan jumlah pembelian sebesar Rp361,32 miliar atau 8,8 persen dari total penjualan neto konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2019.

Adapun, produsen makanan olahan dengan jenama Belfoods tersebut juga tak dapat mengelak dari kenaikan pada beban pokok pendapatan sebesar 32,25 persen menjadi Rp3,46 triliun, beban penjualan sebesar 33,28 persen menjadi Rp242,51 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar 1,06 persen menjadi Rp196,23 miliar.

Total liabilitas dan ekuitas perseroan juga meningkat masing-masing 15,38 persen menjadi Rp1,55 triliun dan 9,01 persen menjadi Rp916,21 miliar.

Dengan demikian, total aset perseroan meningkat 12,93 persen dari semula pada posisi Rp2,19 triliun menjadi Rp2,47 triliun pada tahun 2019.

Terakhir, kas dan setara kas akhir periode perseroan bertumbuh 65,93 persen dari Rp186,84 miliar pada tahun 2018 menjadi Rp310,04 miliar pada tahun lalu dikarenakan adanya kenaikan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper