Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Volume OB Darma Henwa (DEWA) Naik 27,78 Persen di Kuartal I/2020

Pengupasan lapisan tanah di proyek tambang batu bara Bengalon di Provinsi Kalimantan Timur  mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 42,96 persen.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 23 April 2020  |  11:06 WIB
Presiden Komisaris PT Darma Henwa Tbk  Muhammad Lutfi (dari kanan) berbincang dengan Presiden Direktur Saptari Hoedaja, Direktur Ivi Sumarna Suryana, dan Komisaris Kanaka Puradiredja, usai RUPS di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Presiden Komisaris PT Darma Henwa Tbk Muhammad Lutfi (dari kanan) berbincang dengan Presiden Direktur Saptari Hoedaja, Direktur Ivi Sumarna Suryana, dan Komisaris Kanaka Puradiredja, usai RUPS di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten kontraktor pertambangan PT Darma Henwa Tbk. mencatat peningkatan volume pengupasan tanah atau overburden removal (OB) sebesar 31,84 juta bank cubic meter (bcm) sepanjang kuartal pertama 2020.

Jumlah tersebut berhasil naik 27,78 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 24,92 juta bcm. Pengupasan lapisan tanah di proyek tambang batu bara Bengalon di Provinsi Kalimantan Timur  mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 42,96 persen menjadi 22,51 juta bcm pada kuartal I/2020. Proyek tambang Bengalon berkontribusi 70,68 persen terhadap total keseluruhan OB emiten berkode saham DEWA itu.

Sementara itu, OB pada proyek tambang batubara Asam Asam di Provinsi Kalimantan Selatan tercatat 7,03 juta bcm. Lalu OB proyek tambang batubara Satui yakni 2,30 juta bcm.

Selain itu, perseroan juga berhasil mencatatkan kinerja pengiriman batu bara mencapai 4,23 juta ton, atau tumbuh 19,43 persen dibandingkan kuartal pertama 2019. Pengiriman batu bara pada proyek tambang Bengalon tumbuh 17,54  persen menjadi 2,25 juta ton.

Kemudian, pengiriman batu bara di proyek tambang Asam Asam naik 18,70 persen ke posisi 1,76 juta ton dan pengiriman batu bara di proyek tambang Satui di Provinsi Kalimantan Selatan meningkat sebesar 52,01 persen menjadi 217.705 ton.

Adapun, rasio pengupasan pada Februari 2020 adalah sebesar 9,04 untuk tambang Bengalon, 3,61 untuk tambang Asam Asam, dan 17,01 untuk tambang Satui.

Sekretaris Perusahaan Darma Henwa Mukson Arif Rosyidi mengatakan bahwa capaian kinerja kuartal pertama tahun ini menunjukkan peningkatan kinerja operasi perseroan seiring dengan perbaikan dan penambahan alat serta peningkatan produktivitas dan jam kerja yang efektif.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, Perseroan terus berusaha agar  operasional tambang dapat berjalan dengan baik dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja,” ujar Mukson seperti dikutip dari laporan bulanannya, Kamis (24/4/2020).

Mukson menjelaskan bahwa kegiatan operasional di proyek tambang  batu bara DEWA masih berjalan normal meski adanya pandemi Covid-19 di Indonesia.

Namun, perseroan akan tetap memperhatikan dan mengupayakan pencegahan dan antisipasi penyebaran Covid-19 di masing- masing lokasi proyek yang dilakukan secara ketat dan terkontrol, dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 kepada seluruh pekerja.

Mukson menjelaskan, untuk mengurangi dampak penyebaran Covid-19 terhadap operasional, saat ini DEWA melakukan upaya pencegahan dengan tidak memperbolehkan karyawan untuk cuti atau off keluar dari area pertambangan Perseroan sejak tanggal 1 April sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

Disamping itu DEWA juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan screening form, karantina mandiri bagi karyawan yang baru datang dari cuti, menerapkan physical distancing di area kerja, termasuk dalam proses perjalanan atau penjemputan pekerja dari dan ke tempat kerja, maupun selama bekerja, dan memberikan pelatihan bagi tim medis di lokasi proyek Perseroan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara Kinerja Emiten darma henwa tbk
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top