Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Pandemi Covid-19, Okupansi Hotel Red Planet (PSKT) Masih Tinggi

Perseroan berharap bisa mencetak okupansi 75 persen hingga akhir 2020.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 20 April 2020  |  12:01 WIB
Red Planet Indonesia.  - Asiatravel.com
Red Planet Indonesia. - Asiatravel.com

Bisnis.com, JAKARTA – Sekalipun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah berlangsung, jaringan hotel PT Red Planet Indonesia Tbk. masih dapat mencatatkan okupansi kamar 70 persen.

Direktur Utama Red Planet Indonesia NG Suwito mengatakan okupansi hotel tidak terlalu terdampak dari PSBB yang diterapkan oleh pemerintah. Pasalnya, Covid-19 sudah mengurangi okupansi kamar perseroan. 

Suwito mengatakan okupansi kamar saat ini sangat bervariasi tergantung hari dari lokasi. “PSBB tidak terlalu berdampak [pada okupansi kamar], karena sudah adanya dampak dari covid-19,” katanya kepada Bisnis, Senin (20/4/2020). 

Namun, untuk hari biasa rata-rata okupansi antara 30 persen sampai dengan 40 persen sedangkan akhir pekan bisa mencapai 70 persen. Oleh sebab itu, perseroan belum menutup satu pun jaringan hotelnya.

Sebagai informasi, PSKT memiliki dan mengoperasikan delapan hotel di Jakarta, Bekasi, Makassar, Palembang, Pekanbaru, Solo, Surabaya dan Bukittinggi. Hotel itu berlokasi di daerah utama dan melayani sektor hotel budget.

Meski demikian, Suwito mengatakan sebelum adanya PSBB dan Covid-19, perseroan bisa mencetak okupansi kamar lebih dari 80 persen. Dengan kondisi tidak terduga ini, dia menargetkan okupansi kamar sampai dengan akhir tahun dapat mencapai 75 persen.

“Kami sejak Maret juga sudah mengurangi beberapa pengeluaran untuk efisiensi biaya,” katanya. 

Sebagai informasi, pada 2019 perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp68,16 miliar dengan rugi bersih sebesar Rp14,26 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten red planet indonesia
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top