Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pefindo Pangkas Peringkat Jaya Ancol (PJAA)

Peringkat idA mencerminkan kemampuan obligor yang kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 14 April 2020  |  21:26 WIB
Petugas pintu masuk kawasan wisata Ancol tengah menggunakan hand sanitezer sebagai upaya pencegahan virus corona, Rabu (4/3/2020). Selain di area pintu masuk, hand sanitezer juga disediakan di sejumlah titik area wisata. - istimewa
Petugas pintu masuk kawasan wisata Ancol tengah menggunakan hand sanitezer sebagai upaya pencegahan virus corona, Rabu (4/3/2020). Selain di area pintu masuk, hand sanitezer juga disediakan di sejumlah titik area wisata. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo memangkas peringkat surat utang PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. menjadi idA dari sebelumnya idA+.

Berdasarkan laporan hasil pemeringkatan yang dilansir Jaya Ancol, Selasa (14/4/2020), peringkat idA berlaku untuk Obligasi Berkelanjutan II Jaya Ancol senilai maksimum Rp2 triliun yang akan diterbitkan selama 2 tahun sejak pernyataan efektif pada Juni 2019. Peringkat idA berlaku mulai dari periode 8 April 2020 s.d 1 April 2021.

Peringkat juga berlaku untuk Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Seri B tahun 2016 dan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Seri B Tahun 2019 senilai Rp400 miliar. Pefindo juga menyematkan peringkat idA untuk Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2019 Jaya Ancol senilai Rp269 miliar.

Menurut Pefindo, peringkat idA mengindikasikan kemampuan yang kuat dari obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang. Namun kemampuan obligor mungkin akan terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi dibandingkan dengan efek utang yang peringkatnya lebih tinggi.

Peringkat yang disematkan Pefindo didasarkan pada data dan informasi dari Jaya Ancol dan  laporan keuangan audit per 31 Desember 2018 dan laporan keuangan tidak diaudit per 30 September 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pefindo pembangunan jaya ancol
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top