Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Setelah Merugi, Citra Tubindo (CTBN) Cetak Laba US$1,65 Juta di 2019

Perolehan laba disumbang kenaikan pendapatan usaha dan penghasilan bersih operasional lainnya.
Kantor Pusat PT Citra Tubindo Tbk.
Kantor Pusat PT Citra Tubindo Tbk.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten minyak dan gas PT Citra Tubindo Tbk. berhasil membukukan kinerja keuangan sepanjang 2019 jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun 2018.

Mengutip laporan keuangan 2019, perseroan berhasil mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$1,65 juta. Raihan laba itu berbalik dari posisi rugi US$5,78 juta pada 2018. Pencatatan laba tersebut disebabkan oleh kenaikan pendapatan usaha dan penghasilan  bersih operasional lain.

Emiten berkode saham CTBN itu berhasil membukukan pendapatan sebesar US$143,55 juta, naik 67,72 persen dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya sebesar US$85,59 juta.

Adapun, segmen penjualan bahan pipa, jasa pemrosesan pipa, dan penjualan aksesoris pipa menjadi kontributor utama pendapatan perseroan, yaitu tercatat sebesar US$139,1 juta, jauh lebih tinggi daripada perolehan 2018 sebesar US$80,4 juta.

Selain itu kontributor lainnya berasal dari jasa pengangkutan dan lainnya mencapai US$4,15 juta dan pendapatan dari jasa dukungan teknik sebesar US$300.514.

Lebih lanjut, dari total pendapatan keseluruhan tersebut terdiri atas US$75,9 juta pendapatan ekspor dan sebesar US$67,9 juta berasal dari domestik.

Sementara itu, perseroan pada tahun lalu berhasil mencatatkan penghasilan bersih operasional lain sebesar US$309.465 dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berbanding terbalik mencatatkan kerugian sebesar US$4,27 juta.

Di sisi lain, total aset perseroan mencapai US$172,32 juta dengan rincian, aset tidak lancar sekitar US$63,51 juta dan aset lancar sebesar US$108,8 juta.

Total liabilitas CTBN tercatat sebesar US$70,87 juta dengan liabilitas jangka panjang US$9,5 juta dan liabilitas jangka pendek US$61,32 juta. Adapun kas dan setara kas perseroan pada akhir periode tercatat sebesar US$11,83 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Finna U. Ulfah
Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper