Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Meroket, Investor Asing Net Buy Rp662,26 Miliar

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai sekitar Rp662,26 miliar, setelah mencatat aksi jual bersih (net sell) pada perdagangan sebelumnya (lihat tabel).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  18:08 WIB
Karyawan menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (26/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Karyawan menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (26/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) pada perdagangan hari ini, Kamis (26/3/2020), saat Indeks Harga Saham Gabungan melonjak lebih dari 10 persen.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai sekitar Rp662,26 miliar, setelah mencatat aksi jual bersih (net sell) pada perdagangan sebelumnya (lihat tabel).

Aksi beli oleh investor asing tercatat 2,34 miliar lembar saham senilai Rp5,93 triliun. Adapun, aksi jual oleh investor asing tercatat 2,55 miliar lembar saham senilai Rp5,27 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp12,74 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 11,15 miliar lembar saham.

Sementara itu, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 10,19 persen atau 401,27 poin ke level 4.338,90 menjelang akhir perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Selasa (24/3/2020), IHSG berakhir di level 3.937,63 dengan penurunan 1,3 persen atau 51,88 poin.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada kisaran 3.935,91-4.370,66.

Seluruh 9 sektor dalam IHSG menguat, dipimpin oleh sektor finansial yang menguat 14,06 persen, disusul sektor barang konsumsi yang menguat 13 persen dan infrastruktur yang naik 11,43 persen.

Sampai dengan penutupan perdagangan, 300 saham menguat, 129 terkoreksi, dan 115 stagnan.

Emiten perbankan menduduki daftar tiga teratas saham paling diburu investor asing. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencetak net buy masing-masing Rp295,41 miliar, Rp292,47 miliar, dan Rp181,09 miliar. 

Adapun, saham ketiganya menguat 20,49 persen, 17,33 persen, dan 15,80 persen.

 

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
26 MaretRp662,26 miliatNet buy
24 MaretRp631,41 miliarNet sell
23 MaretRp36,63 miliarNet buy
20 MaretRp794,06 miliarNet sell
19 MaretRp636,24 miliarNet sell
18 MaretRp258,47 miliarNet sell
17 MaretRp1,01 triliunNet sell
16 MaretRp238,11 miliarNet buy
13 MaretRp575,84 miliarNet sell
12 MaretRp256,57 miliarNet sell

Sumber: BEI

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI transaksi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top