Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Hasil RUPS WIKA BETON (WTON), Dari Dividen Hingga Rombak Komisaris

RUPS juga menyetujui pembagian laba untuk dividen sebesar Rp128,1 miliar atau sekitar 25 persen dari laba bersih.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  18:05 WIB
Direksi dan Komisaris PT Wijaya Karya Beton Tbk. berfoto usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Rabu (27/3/2019). - Bisnis/M. Nurhadi Pratomo
Direksi dan Komisaris PT Wijaya Karya Beton Tbk. berfoto usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Rabu (27/3/2019). - Bisnis/M. Nurhadi Pratomo

Bisnis.com, JAKARTA – PT Wijaya Karya Beton Tbk. atau Wika Beton menyetujui pengalihan saham simpanan atau treasury stock sebanyak 377,15 juta lembar dengan harga Rp202 per saham.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Terbatas (RUPST) hari ini, Kamis (26/3/2020), pemegang saham menyetujui pengalihan saham treasury baik sebagian maupun seluruhnya dilakukan dengan cara program kepemilikan saham oleh karyawan dan/atau direksi atau management and employee stock option plan (MESOP).

Dikutip dari keterangan pers, Kamis (26/3/2020) RUPST juga menyetujui pembagian laba untuk dividen sebesar Rp128,1 miliar atau sekitar 25 persen dari laba bersih yang dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen tunai. Dengan demikian, dividen per saham (DPS) adalah sebesar Rp15,36.

Pada 2019, emiten berkode WTON ini mencatatkan penjualan Rp7,08 triliun, meningkat dibandingkan dengan realisasi pada 2018 sebesar Rp 6,93 triliun. Sementara itu, laba bersih mencapai Rp510,71 miliar, tumbuh dari posisi Rp486,64 miliar pada 2018.

Pengalihan saham treasury dan pembagian dividen merupakan dua dari tujuh mata acara yang dibahas dalam RUPST. Adapun, lima mata acara lainnya, antara lain persetujuan laporan perseroan tahun 2019, penunjukkan kantor akuntan publik untuk tahun buku 2020, dan penetapan tantiem, gaji dan tunjangan lainnya bagi Direksi dan Komisaris.

Perseroan juga melakukan perombakan struktur komisaris. Nama Bambang Pramujo diberhentikan dengan hormat dari posisi Komisaris Utama, sedangkan Asfiah Mahdiani dan Yustinus Prastowo diberhentikan dari posisi Komisaris Independen.

Sebagai pengganti, pemegang saham mengangkat Agung Budi Waskito sebagai Komisaris Utama. Sementara itu, dua posisi komisaris independen digantikan oleh Indrieffouny Indra dan Heru Wisnu Wibowo.

Agung Budi Waskito tercatat sebagai Direktur Operasi I di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. sebagai induk usaha. Adapun, pendahulunya, Bambang Pramujo adalah Direktur Operasi II Wijaya Karya.

Sementara itu, Indrieffouny Indra merupakan Direktur Produksi PT Semen Padang (Persero) Tbk. yang diangkat sejak 2016. Sementara itu Heru Wisnu Wibowo tercatat sebagai Direktur Prasarana Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Dengan demikian berikut susunan Komisaris dan Direksi Wika Beton terbaru:

Susunan Komisaris 

  1. Komisaris Utama Agung Budi Waskito
  2. Komisaris Heru Wisnu Wibowo
  3. Komisaris Yohanes Baptista Priyatmo Hadi
  4. Komisaris Herry Trisaputra Zuna
  5. Komisaris Independen Priyo Suprobo
  6. Komisaris Independen Indrieffouny Indra

Susunan Direksi

  1. Direktur Utama Hadian Pramudita
  2. Direktur Teknik & Pengembangan Sidiq Purnomo
  3. Direktur Keuangan Imam Sudiyono
  4. Direktur Human Capital & Produksi Mursyid 
  5. Direktur Operasi I Ketut Pasek Senjaya Putra
  6. Direktur Pemasaran Kuntjara  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen Kinerja Emiten wika beton
Editor : Rivki Maulana
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top