Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Surya Toto Indonesia (TOTO): Permintaan Saniter Berkurang

Turunnya permintaan pasar lokal dan ekspor terlebih dengan adanya perang dagang antara Amerika Serikat dan China membuat perseroan terpaksa mengurangi 1 lini produksi saniter
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  07:29 WIB
TOTO Indonesia
TOTO Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten sektor sanitasi, PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO) menyatakan pihaknya merasakan dampak akibat dari tekanan dan perlambatan ekonomi regional dan global.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, manajemen Toto menyatakan turunnya permintaan pasar lokal dan ekspor terlebih dengan adanya perang dagang antara Amerika Serikat dan China membuat perseroan terpaksa mengurangi 1 lini produksi saniter untuk menyesuaikan dengan permintaan pasar.

Dengan berkurangnya jumlah produk yang diproduksi, Cost of Goods Manufacture atau Harga Pokok Produksi (HPP) perseroan meningkat. Padahal, upah karyawan dan overhead atau kebutuhan tambahan tidak dapat diturunkan.

"Dengan naiknya cost of manufactured, maka cost of good sold otomatis juga menjadi tinggi, sehingga laba kotor menjadi turun dan pada akhirnya laba bersih juga berkurang," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Rabu (25/3/2020).

Berdasarkan surat yang ditandatangani Direktur Setia Budi Purwadi tersebut, perseroan melakukan upaya mitigasi dengan mengurangi lembur karyawan produksi dan karyawan non produksi, sesuai dengan kebutuhan serta melakukan penghematan biaya operasional perseroan pada semua lini.

Selanjutnya, perseroan juga akan melakukan negosiasi kepada pembeli luar negeri untuk meningkatkan penjualan ekspor. Pun, bila permintaan meningkat, perseroan juga berusaha melakukan perawatan atas mesin-mesin produksi agar tetap dalam keadaan prima dan siap pakai.

Terakhir, perseroan menyatakan kondisi keuangannya dalam kondisi sehat dan mampu membiayai kegiatan operasional serta membayar kewajiban sesuai dengan jadwal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten surya toto indonesia Virus Corona
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top