Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Total Nilai Kontrak Waskita Karya (WSKT) Turun 23 Persen pada 2019

Total nilai kontrak Waskita Karya terkoreksi 23,33 persen menjadi Rp88,10 triliun pada 2019. Padahal, pada 2018 perolehan nilai kontrak Waskita Karya mencapai Rp114,92 triliun.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 17 Februari 2020  |  18:06 WIB
Direktur Utama PT Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra (tengah) mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di komplek Parlemen, Jakarta, Senin (17/2/2020). - ANTARA / Reno Esnir
Direktur Utama PT Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra (tengah) mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di komplek Parlemen, Jakarta, Senin (17/2/2020). - ANTARA / Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA – Total nilai kontrak PT Waskita Karya (Persero) Tbk. turun pada 2019, dibandingkan periode yang sama 2018.

Hal ini disampaikan Presiden Direktur Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra saat memberikan pemaparannya di Ruang Sidang Komisi VI, Senayan, Jakarta pada Senin (17/2/2020).

Total nilai kontrak Waskita Karya terkoreksi 23,33 persen menjadi Rp88,10 triliun pada 2019. Padahal, pada 2018 perolehan nilai kontrak Waskita Karya mencapai Rp114,92 triliun.

Segmentasi nilai kontrak baru emiten konstruksi pelat merah tersebut pada 2019 lalu mayoritas digunakan untuk pengembangan bisnis sebesar 58,10 persen sedang 21,09 persen lainnya diperuntukkan bagi BUMN/BUMD.

Adapun, 72 persen dari total nilai kontrak yang dikerjakan emiten berkode sandi WSKT tersebut dari 2015 hingga 2019 merupakan proyek strategis nasional (PSN) seperti jalan tol serta sarana perhubungan dan transportasi, bendungan, kelistrikan dan lain-lain.

Khusus untuk PSN jalan tol, total nilai kontrak mencapai Rp123,05 triliun. Sementara untuk PSN non jalan tol, total nilai kontraknya mencapai Rp 29,04 triliun.

Saat ini, Waskita Toll Road (WTR), entitas anak yang sahamnya dimiliki 80,56 persen oleh Waskita Karya mempunyai 16 konsesi jalan tol, 9 diantaranya telah beroperasi dan sisanya dalam proses pembangunan dengan total panjang sekitar 821 kilometer.

Sementara itu, laporan keuangannya sedang dalam audit, Waskita Karya menargetkan potensi penurunan outstanding pinjaman dengan pelepasan konsesi jalan tol sebesar Rp18,9 triliun.

Perseroan juga memproyeksikan penerimaan pembayaran dari proyek infrastruktur yang dikerjakan dengan skema turnkey sebesar Rp10 triliun dan pengembalian piutang dana talangan tanah sebesar Rp6,92 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

waskita karya wskt
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top