Baru Sebulan di 2020, Adhi Karya (ADHI) Kantongi Kontrak Anyar Rp408 Miliar

Perolehan kontrak baru pada Januari 2020 setara 1,16 persen dari target nilai kontrak baru 2020.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 13 Februari 2020  |  19:04 WIB
Baru Sebulan di 2020, Adhi Karya (ADHI) Kantongi Kontrak Anyar Rp408 Miliar
Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk Budi Harto didampingi direksi lainnya memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan, usai rapat umum pemegang saham tahunan, di Jakarta, Kamis (9/5/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Adhi Karya (Persero) Tbk. berhasil membukukan nilai kontrak baru senilai Rp408 miliar pada Januari 2020. Perolehan kontrak diperkirakan akan bertambah pada Februari 2020 seiring dengan proses pelelangan yang mendekati tahap final.

Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Parwanto Noegroho mengatakan perolehan nilai kontrak baru berasal dari proyek konstruksi gedung bertingkat. Perolehan kontrak baru ini juga setara 1,16 persen dari target nilai kontrak baru 2020.

"Kontrak yang kami peroleh diantaranya Oyama Plaza Apartment di Sunter dan Pasar Legi Ponorogo,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (13/1/2020).

Dia menjabarkan, masing-masing proyek memberikan kontribusi nilai kontrak baru sebesar Rp201 miliar dan Rp121 miliar. Dengan demikian, secara gabungan kedua proyek tersebut menyumbang Rp322 miliar atau 79 persen terhadap nilai kontrak baru per Januari 2020.

Menurut Parwanto, nilai kontrak baru ditaksir lebih tinggi pada Februari 2020 karena perseroan sudah menawarkan sejumlah paket yang cukup kompetitif dalam proses tender. Dalam beberapa pelelangan, penawaran Adhi Karya tercatat paling rendah. Namun Parwanto menekankan, saat ini lelang yang diikuti oleh perseroan belum mencapai tahap pengumuman maupun penetapan pemenang.

Secara umum, tambahan kontrak baru pada Januari 2020 membuat jumlah kontrak yang dihadapi atau on hand contract bertambah menjadi Rp32 triliun. Hingga akhir 2020, emiten bersandi saham ADHI itu juga menargetkan kontrak baru sebanyak Rp35 triliun atau tumbuh 138 persen dibandingkan dengan realisasi kontrak baru pada tahun lalu.

Di sisi lain, ADHI siap menggelontorkan belanja modal sebanyak Rp5,5 triliun pada tahun ini. Jumlah tersebut terdiri dari Rp3,9 triliun untuk pembelian lahan dan sebagian peralatan proyek, Rp1 triliun untuk proyek investasi, dan Rp600 miliar untuk penyertaan kepada anak usaha.

Adapun, pada 2019 realisasi serapan belanja modal perseroan mencapai Rp1,7 triliun dari alokasi dengan jumlah yang sama. Pada tahun lalu, belanja modal lebih banyak diserap untuk penyertaan ke anak usaha sebesar Rp1,4 triliun dan Rp300 miliar untuk pembelian aset tetap.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten

Editor : Rivki Maulana
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top