Bursa London Ditutup di Zona Merah

Sebuah perusahaan jasa dan solusi energi internasional Centrica mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya merosot 2,89 persen.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Februari 2020  |  05:53 WIB
Bursa London Ditutup di Zona Merah
Bayangan karyawan tercermin dalam layar kaca yang menampilkan logo London Stock Exchange Group Plc di kantor mereka di London. - Simon Dawson / Bloomberg

Bisnis.com, LONDON – Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London turun 0,27 persen atau 19,82 poin ke level 7.446,88 pada penutupan perdagangan Senin (10/2).

Sebuah perusahaan jasa dan solusi energi internasional Centrica mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya merosot 2,89 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan operator kapal pesiar Inggris-Amerika Carnival yang longsor 2,25 persen, serta perusahaan pembuat dan penambangan baja multinasional terintegrasi secara vertikal Evraz turun 2,09 persen.

Sementara itu, NMC Health, perusahaan penyedia layanan kesehatan swasta, melambung 32,31 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan pengembang perumahan terbesar Inggris Barratt Developments yang meningkat sebesar 3,05 persen, serta dan Perusahaan jasa makanan multinasional Inggris Compass Group naik 2,00 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa eropa

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top