Ini Alasan Saham PT Pembangunan Perumahan (PTPP) Layak Dikoleksi

Perbaikan margin pendapatan dan target perolehan kontrak baru yang realistis menjadi salah dua alasan saham PTPP direkomendasikan oleh Maybank Kim Eng Sekuritas.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  07:00 WIB
Ini Alasan Saham PT Pembangunan Perumahan (PTPP) Layak Dikoleksi
PT PP Properti Tbk - bumn.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Maybank Kim Eng Sekuritas memberikan rekomendasi beli untuk saham PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. (PTPP) seiring dengan proyeksi peningkatan kinerja pada tahun ini.

Dalam laporan riset Maybank Kim Eng, analis Maybank Kim Eng Sekuritas Arnanto Januri dan Isnaputra Iskandar memaparkan PTPP memiliki potensi perbaikan margin pendapatan pada tahun ini seiring dengan pemulihan di lini usaha engineering, procurement, and construction (EPC) perseroan.

Margin kotor dari bisnis EPC diperkirakan naik menjadi 14 persen dari posisi tahun lalu sebanyak 13,1 persen. Tahun lalu, lini usaha EPC memnga tidak terlalu menggeliat. 

Namun, pada 2020, kontribusi pendapatn dari lini usaha EPC diestimasi mencapai 15 persen, lebih tinggi dibandingkan pada 2019 sebesar 7 persen. Tahun ini, bisnis EPC PTPP bakal lebih baik seiring dengan pelaksanaan proyek RDMP atau oil refinery dan proyek smelter yang telah didapatkan perseroan.

Di sisi lain, target perolehan kontrak baru yang cukup konservatif di angka Rp43 triliun dinilai bakal tercapai. Perkiraan ini ditunjang masih banyaknya proyek infrastruktur yang berada dalam pipeline. Selain itu, neraca keuangan yang kuat bisa mendukung perolehan kontrak baru.

Dua analis tersebut juga menilai PTPP memiliki arus kas dan visibilitas pendapatan yang paling baik di antara para pesaingnya. Sejak 2010, perseroan dinilai tidak pernah mencatatkan arus kas negatif berkat rendahnya eksposur terhadap proyek turnkey.

Selain itu, tingginya backlog proyek diyakini akan melindungi pertumbuhan pendapatan dari lemahnya raihan NKB pada tahun lalu maupun konservatifnya proyeksi NKB perseroan pada 2020. Hal ini menjadi salah satu daya tarik utama perseroan dari sisi fundamental.

“Kami meyakini fundamental PTPP yang kuat sangat menarik untuk saat ini, terlebih jika melihat harga sahamnya yang telah menurun sekitar 14 persen secara tahun berjalan [year to date/YTD].”

Maybank Kim Eng Sekuritas memberikan rekomendasi beli untuk saham PTPP. Sekuritas ini juga menargetkan harga PTPP hingga akhir tahun ini akan menyentuh Rp2.100 atau melonjak sekitar 54 persen.

Pada perdagangan hari terakhir pekan lalu, atau Jumat (7/2/2020), harga saham PTPP ditutup menguat 1,72 persen menjadi Rp1.475 per lembar saham. Tren positif kenaikan harga saham PTPP berlangsung sejak Rabu (5/2/2020), memutus tren penurunan sejak 28 Januari 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rekomendasi saham

Editor : Rivki Maulana
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top