Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bursa Global 'Menghijau', IHSG Bergerak Positif Pagi Ini

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bergerak di zona hijau pada awal perdagangan hari ini, Rabu (5/2/2020), sejalan dengan pergerakan bursa saham di Asia.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 05 Februari 2020  |  09:37 WIB
Pengunjung beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/2/2020). -  ANTARA / Reno Esnir
Pengunjung beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/2/2020). - ANTARA / Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bergerak di zona hijau pada awal perdagangan hari ini, Rabu (5/2/2020), sejalan dengan pergerakan bursa saham di Asia.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG bergerak menguat 0,7 poin atau 41,35 poin ke level 5.963,70 pada pukul 09,09 WIB, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,56 persen atau 33,18 poin ke level 5.955,52.

Pada perdagangan Selasa (4/2/2020), IHSG menutup pergerakannya di level 5.922,34 dengan penguatan 0,65 persen atau 38,17 poin.

Seluruh sembilan sektor terpantau bergerak di teritori positif pada awal perdagangan hari ini, didorong oleh sektor sektor finansial yang menguat 0,83 persen, sedangkan sektor tambang mencatat penguatan terbesar yang mencapai 1,23 persen.

Sementara itu, sebanyak 127 saham menguat, 23 saham melemah, dan 526 saham stagnan dari 676 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing menguat 2,58 persen dan 1,33 persen menjadi penopang utama atas penguatan IHSG pada pukul 09.10 WIB.

Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia mengatakan IHSG hari ini diperkirakan bergerak menguat mengikuti laju positif bursa saham global.

Bursa saham AS pada perdagangan semalam ditutup menguat, dengan indeks Dow Jones naik 1,44 persen, S&P 500 1,50 persen, dan Nasdaq 2,10 persen. Yang ditopang saham-saham teknologi seperti Apple, Microsoft dan Tesla yang menguat lebih dari 3 persen.

“Sentimen positif datang dari meredanya kekhawatiran akan virus korona yang dapat membuat pertumbuhan ekonomi global melambat,” ungkap tim riset Samuel Sekuritas, Rabu (5/2).

Sentimen positif juga datang dari besarnya potensi Bank Sentral China (PBOC) untuk menurunkan suku bunga serta rasio Reserve Requirement dalam beberapa pekan kedepan untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

Sebelumnya PBOC secara resmi akan menyuntikan dana hingga lebih dari 1 Triliun Yuan. Agresifnya langkah yang dilakukan oleh pemerintah China diharapkan akan membuat ekonomi China di Kuartal II 2020 berbalik arah dari Kuartal I yang diperkirakan akan turun terkait isu virus corona.

IHSG hari ini diperkirakan akan kembali berada di zona positif seiring dengan kenaikan bursa saham global dan regional. Di Asia, indeks Topix dan Nikkei 225 terpantau menguat masing-masing 0,91 persen dan 0,95 persen, sedangkan indeks Hang Seng menguat 0,78 persen.

“Selanjutnya investor diproyeksi akan menunggu rilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal IV/2019 dan PDB tahun fiskal 2019 yang dirilis hari ini, denganproyeksi PDB 2019 akan tumbuh 4,98 persen yoy,” lanjut mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top