Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham Krakatau Steel (KRAS) Masuk Zona Hijau

Saham Krakatau Steel menguat seiring dengan kesepakatan restrukturisasi utang senilai US$2 miliar.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 29 Januari 2020  |  12:27 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Silmy Karim (kiri) saat Public Expose Krakatau Steel 2020 di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/1/2020). - ANTARA / Indrianto Eko Suwarso
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Silmy Karim (kiri) saat Public Expose Krakatau Steel 2020 di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/1/2020). - ANTARA / Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA – Laju saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. memasuki zona hijau setelah menguat hingga penutupan sesi pertama pada perdagangan Rabu, (29/1/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, saham Krakatau Steel dibuka di level 278 atau 3,73 persen. Adapun, hingga penutupan sesi pertama, saham Krakatau Steel ditutup menguat 8,96 persen di level 292. 

Saham Krakatau Steel juga menjadi salah satu saham pendorong laju IHSG yang juga naik tipis 0,22 persen ke level 6.124.59. Saham lain yang juga menjadi penggerak indeks hingga sesi pertama yaitu PT Bumi Resource Tbk., PT Bukit Asam (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.,dan PT Sky Energy Indonesia Tbk.

Pergerakan saham Krakatau Steel yang merangkak naik hari ini juga melanjutkan tren serupa pada Selasa (28/1/2020). Pada penutupan perdagangan kemarin, saham Krakatau Steel naik 3,08 persen ke level Rp268. Kendati demikian, dibandingkan dengan posisi 29 Januari 2020, saham KRAS masih mengalami koreksi sebesar 39,67 persen.

Laju saham Krakatau Steel hingga penutupan perdagangan sesi pertama hari ini sejalan dengan rencana perseroan dalam restrukturisasi utang. Sebagaimana diketahui, emiten bersandi saham KRAS itu telah meneken kesepakatan restrukturisasi utang senilai US$2 miliar dengan sepuluh kreditor.

Proses restrukturisasi utang disepakati selama sembilan tahun, terhitung mulai 2019 hingga 2027. Berkat restrukturisasi, beban bunga pinjaman selama sembilan tahun tersebut turun dari US$847 juta menjadi US$466 juta.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG krakatau steel
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top