Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Benny Tjokro Ditahan Kejagung, Ini Kata Komisaris Independen Hanson (MYRX)

Kejaksaan Agung menahan Direktur Utama Hanson International Benny Tjokrosaputro terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 15 Januari 2020  |  09:41 WIB
Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro berjalan meninggalkan gedung bundar Kejaksaan Agung usai diperiksa sebagai saksi di Jakarta, Senin (6/1/2020). - ANTARA / Nova Wahyudi
Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro berjalan meninggalkan gedung bundar Kejaksaan Agung usai diperiksa sebagai saksi di Jakarta, Senin (6/1/2020). - ANTARA / Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA —Emiten properti PT Hanson International Tbk. (MYRX) masih menunggu pernyataan resmi dari Kejaksaan Agung terkait penahanan Direktur Utama Benny Tjokrosaputro.

Komisaris Independen Hanson International Tata Venkata mengatakan tidak tahu menahu alasan penahanan koleganya pada Selasa (14/1/2020). Sejauh ini, dia masih menunggu pernyataan resmi dari penegak hukum.

"Saya baru tahu dari berita terkait penahanan. Terus terang saya tidak tahu alasan penahanan. Sebelum ada informasi dari Kejaksaan Agung saya tidak bisa memberikan apa-apa," katanya kepada Bisnis pada Selasa (14/1/2020).

Dia menambahkan terkait jatuh tempo utang individual sampai sejauh ini masih dalam proses.

Sebagaimana diketahui, MYRX sedang dalam belitan utang senilai Rp2,6 triliun yang jatuh tempo bertahap hingga Oktober 2020. Sebelumnya, Tata mengungkapkan melalui Benny tengah berupaya menerbitkan convertible bond senilai Rp1,1 triliun untuk dapat melunasi separuh utang.

Menurutnya ada salah satu perusahaan properti terkemuka dalam negeri yang tengah tertarik untuk membeli.

“Tidak ada isu kami tidak bisa membayar utang. Kami berkemampuan melakukan konsolidasi dan kini tengah dalam tahap negosiasi,” sebutnya.

Namun, dia belum dapat membeberkan perihal sosok anyar tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jiwasraya hanson international
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top