Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

TPIA & UNVR Seret JII Turun Lebih dari 1 Persen

Pergerakan indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) berakhir turun lebih dari 1 persen pada perdagangan hari ini, Rabu (8/1/2020), dengan saham TPIA dan UNVR sebagai penekan utamanya.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 08 Januari 2020  |  17:47 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) berakhir turun lebih dari 1 persen pada perdagangan hari ini, Rabu (8/1/2020), dengan saham TPIA dan UNVR sebagai penekan utamanya.

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup di level 685,01 dengan penurunan tajam 1,09 persen atau 7,53 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (7/1), pergerakan indeks syariah tersebut mampu ditutup di level 692,54 dengan kenaikan 0,36 persen atau 2,48 poin.

Indeks JII mulai terpeleset dari penguatannya dengan dibuka terkoreksi 4,21 poin atau 0,61 persen di posisi 688,33 pada Rabu (8/1) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 683,72-688,95.

Sebanyak 6 saham menguat, 20 saham melemah, dan 4 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing turun 3,38 persen dan 1,48 persen menjadi penekan utama JII.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.225,69 dengan pelemahan 0,85 persen atau 53,66 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (7/1/2020), IHSG mampu menutup pergerakannya di level 6.279,35 dengan kenaikan 0,35 persen atau 21,94 poin.

Indeks mulai tergelincir ke zona merah dengan dibuka terkoreksi 0,49 persen atau 30,9 poin di posisi 6.248,44 pada Rabu (8/1). Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak cenderung tertekan di level 6.218,13 – 6.250,12.

Delapan dari sembilan sektor berakhir di zona merah, dipimpin industri dasar (-2,15 persen) dan pertanian (-1,55 persen). Satu-satunya sektor yang mampu berakhir di wilayah positif adalah tambang (+0,19 persen).

Adapun dari 671 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 104 saham menguat, 304 saham melemah, dan 263 saham stagnan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) yang masing-masing turun 0,89 persen dan 3,38 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII:

KodePenurunan (persen)
TPIA-3,38
UNVR-1,48
BRPT-3,40
TLKM-1,02

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII:

KodeKenaikan (persen)
UNTR+1,41
ANTM+3,43
ICBP+0,43
EXCL+1,54

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Jakarta Islamic Index Indeks Syariah
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top