Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Caplok Saham Anak Usaha MYRX dan RIMO, Ini Alasan Maha Properti Indonesia (MPRO)

Ketiga pihak sedang melakukan penyusunan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham (PPJB). Saat ini, Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sedang menghitung nilai hasil appraisal yang cocok untuk kedua entitas usaha.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 18 Desember 2019  |  14:26 WIB
Direktur PT Maha Properti Indonesia Tbk. Suwandy saat paparan publik terkait suspen yang dikenakan oleh Bursa Efek Indonesia pada Rabu (6/11/2019). - Bisnis/Pandu Gumilar
Direktur PT Maha Properti Indonesia Tbk. Suwandy saat paparan publik terkait suspen yang dikenakan oleh Bursa Efek Indonesia pada Rabu (6/11/2019). - Bisnis/Pandu Gumilar

Bisnis.com, JAKARTA – PT Maha Properti Indonesia Tbk. akan mengakusisi sebagian saham dua anak usaha PT Hanson International Tbk. dan PT Rimo International Lestari Tbk. pada awal tahun depan. Apa yang membuat emiten properti Grup Mayapada itu tertarik?

Emiten berkode saham MPRO itu akan mengakusisi 49,99% saham PT Mandiri Mega Jaya (MMJ) milik PT Hanson International Tbk. (MYRX). Selain itu, MPRO juga berencana mencaplok 49,99% saham PT Hokindo Properti Investama (HPI) anak usaha PT Rimo International Lestari Tbk. (RIMO).

Direktur Maha Property Suwandy mengatakan perseroan berencana terus melebarkan sayap bisnis di bidang properti.

“Tujuan kami membeli ialah untuk melakukan ekspansi usaha dan keduanya bergerak di bidang usaha yang sama yaitu properti,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (16/12/2019).

Antara ketiga pihak sedang melakukan penyusunan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham (PPJB). Saat ini, Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sedang menghitung nilai hasil appraisal yang cocok untuk kedua entitas usaha.

Menurutnya, perseroan belum menentukan besaran dana yang dialokasikan untuk mengakusisi kedua perusahaan. Pasalnya, KJPP belum menyelesaikan penghitungan.

“Alokasi dana masih belum diputuskan karena masih menunggu penilaian dari KJPP sebesar 49,99%,” katanya.

Suwandy menambahkan perseroan akan menggunakan dana pinjaman dari pemegang saham serta melakukan aksi rights issue untuk mendanai aksi pembelian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten Maha Properti Indonesia
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top