Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Caplok Saham Anak Usaha MYRX dan RIMO, Ini Alasan Maha Properti Indonesia (MPRO)

Ketiga pihak sedang melakukan penyusunan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham (PPJB). Saat ini, Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sedang menghitung nilai hasil appraisal yang cocok untuk kedua entitas usaha.
Direktur PT Maha Properti Indonesia Tbk. Suwandy saat paparan publik terkait suspen yang dikenakan oleh Bursa Efek Indonesia pada Rabu (6/11/2019)./Bisnis-Pandu Gumilar
Direktur PT Maha Properti Indonesia Tbk. Suwandy saat paparan publik terkait suspen yang dikenakan oleh Bursa Efek Indonesia pada Rabu (6/11/2019)./Bisnis-Pandu Gumilar

Bisnis.com, JAKARTA – PT Maha Properti Indonesia Tbk. akan mengakusisi sebagian saham dua anak usaha PT Hanson International Tbk. dan PT Rimo International Lestari Tbk. pada awal tahun depan. Apa yang membuat emiten properti Grup Mayapada itu tertarik?

Emiten berkode saham MPRO itu akan mengakusisi 49,99% saham PT Mandiri Mega Jaya (MMJ) milik PT Hanson International Tbk. (MYRX). Selain itu, MPRO juga berencana mencaplok 49,99% saham PT Hokindo Properti Investama (HPI) anak usaha PT Rimo International Lestari Tbk. (RIMO).

Direktur Maha Property Suwandy mengatakan perseroan berencana terus melebarkan sayap bisnis di bidang properti.

“Tujuan kami membeli ialah untuk melakukan ekspansi usaha dan keduanya bergerak di bidang usaha yang sama yaitu properti,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (16/12/2019).

Antara ketiga pihak sedang melakukan penyusunan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham (PPJB). Saat ini, Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sedang menghitung nilai hasil appraisal yang cocok untuk kedua entitas usaha.

Menurutnya, perseroan belum menentukan besaran dana yang dialokasikan untuk mengakusisi kedua perusahaan. Pasalnya, KJPP belum menyelesaikan penghitungan.

“Alokasi dana masih belum diputuskan karena masih menunggu penilaian dari KJPP sebesar 49,99%,” katanya.

Suwandy menambahkan perseroan akan menggunakan dana pinjaman dari pemegang saham serta melakukan aksi rights issue untuk mendanai aksi pembelian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Ana Noviani
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper