Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bakal IPO, Perintis Triniti Properti Tawarkan hingga 1,09 Miliar Saham

Perintis Triniti Properti berencana menggunakan dana hasil IPO untuk memberikan pinjaman kepada anak usaha, pengembangan usaha, serta modal kerja.
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 12 Desember 2019  |  12:42 WIB
Pengunjung berjalan di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (10/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Pengunjung berjalan di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (10/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA — Calon emiten, PT Perintis Tiniti Properti Tbk. akan melepas sebanyak-banyaknya 1,09 miliar saham dalam rangka penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Berdasarkan prospektus yang dipublikasikan Kamis (12/12/2019), jumlah saham IPO itu setara dengan 25% dari jumlah seluruh modal disetor setelah IPO.

Selain menerbitkan saham baru dari portepel, Perintis Tiniti Properti juga menerbitkan saham baru dalam rangka mandatory convertible bond (MCB) senilai total Rp88,9 miliar. Jumlah saham konversi MCB itu akan disesuaikan dengan rentang harga pelaksanaan konversi sekitar Rp150-Rp400 per saham atau harga pelaksanaan IPO.

Bersamaan dengan itu, calon emiten dari sektor properti ini juga menerbitkan 437,33 juta waran seri I yang nantinya dapat dikonversi menjadi saham dalam kurun 15 Juli 2020 hingga 13 Januari 2023.

Perintis Triniti Properti berencana menggunakan dana hasil IPO untuk memberikan pinjaman kepada anak usaha, pengembangan usaha, serta modal kerja.

Lebih detail, sekitar 35% dari hasil IPO akan dikucurkan perseroan kepadda PT Triniti Menara Serpong untuk pembangunan proyek apartemen Collins Boulevard. Porsi yang sama akan diterima PT Puri Triniti Batam yang sedang menggarap proyek Marc's Boulevard di Batam.

Dalam 6 bulan pertama 2019, Perintis Triniti Properti mengantongi penjualan dan pendapatan Rp113,79 miliar. Adapun penjualan dan pendapatan pada 2018 tercatat sebesar Rp229,54 miliar.

Dari situ, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk perseroan masing-masing senilai Rp93,67 miliar pada 2018 dan Rp25,04 miliar per 6 bulan 2019.

Saat ini, dua pemegang saham Perintis Triniti Properti, yaitu PT Kunci Daud Indonesia 55% dan PT Intan Investama International 45%.

IPO ini ditangani oleh PT Royal Investium Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Masa penawaran awal akan berlangsung pada 12-18 Desember 2019, masa penawaran umum 2-8 Januari 2020, dan pencatatan saham di BEI ditargetkan pda 15 Januari 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei ipo
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top