Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ahok Dijadwalkan Terima SK Pengangkatan Jadi Komut Pertamina Hari Ini

Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok, diagendakan menerima Surat Keputusan (SK) di Kementerian BUMN pada Senin (25/11/2019).
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 25 November 2019  |  10:20 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kedua kanan) berbincang dengan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani (kedua kiri) sebelum upacara pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kedua kanan) berbincang dengan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani (kedua kiri) sebelum upacara pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dijadwalkan menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dirinya menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) pada Senin (25/11/2019).

Ahok, sapaan akrabnya, tiba di Kementerian BUMN pada Senin (25/11) sekitar pukul 09.30 WIB. Sebelum masuk, dia menyatakan datang ke Kementerian BUMN untuk menerima SK dan tidak ada persiapan khusus untuk hari ini.

"Persiapan sama saja. SK-nya hari ini, saya diminta datang untuk terima SK," tutur Ahok.

Dia mengharapkan dukungan dan doa masyarakat agar dapat bekerja dengan baik. Dukungan masyarakat yang diharapkan terutama berupa informasi agar fungsinya sebagai pengawas di Pertamina bisa berjalan dengan optimal.

Selain itu, Ahok menyebutkan jika tugasnya di Pertamina adalah membantu jajaran direksi agar bisa berhasil.

"Makin banyak laporan akan menolong kami mengawasi lebih baik, kayak di Jakarta dulu ada Qlue jadi kami bisa awasin. Tujuan saya juga bantu Bu Nicke [Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati] dan teman-teman agar berhasil jadi direksi yang berhasil dalam sejarah," jelasnya.

Terkait dengan statusnya sebagai anggota PDI Perjuangan (PDIP), Ahok menyatakan akan mengikuti aturan jika harus melepas keanggotaan di partai politik untuk menjadi komisaris BUMN.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian BUMN berencana melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (25/11) untuk mengangkat jajaran direksi dan komisaris anyar. Selain Ahok, Budi Sadikin ditunjuk sebagai Wakil Komisaris Utama Pertamina dan Direktur Utama PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Emma Sri Martini menjadi Direktur Keuangan Pertamina.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina ahok
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top