Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Laba Tjiwi Kimia Terkoreksi 38,49 Persen pada Kuartal III/2019

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. mesti rela mengalami penurunan laba bersih meski pos penjualan masih mencatatkan pertumbuhan.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 01 November 2019  |  13:30 WIB
Pengunjung berjalan di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (10/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Pengunjung berjalan di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (10/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA - Meski pendapatan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. masih mampu tumbuh 1,21 persen pada kuartal III/2019, tapi laba bersihnya terkoreksi hingga 38,49 persen.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2019, yang dikutip Bisnis pada Jumat (1/11/2019), emiten kertas Grup Sinarmas ini membukukan penjualan sebesar US$827,34 juta, atau naik tipis 1,21 persen dari periode yang sama tahun lalu, yang sekitar US$817,44 juta.

Penjualan berasal dari segmen produk kertas yang meningkat 0,99 persen menjadi US$747,06 juta serta segmen kertas industri, produk pengemas, dan lainnya yang tumbuh 3,33 persen menjadi US$80,28 juta.

Di pasar ekspor, penjualan perseroan tumbuh 2,43 persen menjadi US$509,79 juta. Pertumbuhan tertinggi berasal dari pasar Afrika, yang mencapai 18,62 persen, dan diikuti Timur Tengah sebesar 12,88 persen.

Sebaliknya, penjualan ke Amerika menyusut 10,82 persen menjadi US$33,63 juta dan Eropa terpangkas 23,89 persen menjadi US$25,81 juta. Penjualan di pasar lokal juga  menciut 0,69 persen menjadi US$317,55 juta.

Emiten berkode TKIM itu mencatatkan kenaikan beban pokok penjualan sebesar 0,78 persen dan peningkatan beban penjualan 14,99 persen. Perusahaan juga terbebani rugi selisih kurs sebesar US410,8 juta, dari semula laba selisih kurs US$38,8 juta.

Sementara itu, pos laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat senilai US$152,48 juta atau setara dengan Rp2,14 triliun [kurs Rp14.066 per 1 November 2019] per kuartal III/2019. Laba ini terkoreksi 38,49 persen posisi US$247,89 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perusahaan memiliki aset senilai US$3,07 miliar per 30 September 2019, meningkat 3,53 persen dari posisi 31 Desember 2019 sebesar US42,97 miliar. Adapun nilai liabilitasnya sebesar US$1,69 miliar dan ekuitas US$1,37 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tjiwi kimia kinerja emiten
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top