Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Rilis Global Bond US$650 Juta Tahun Depan

Obligasi global Tower Bersama Infrastructure (TBIG) akan diterbitkan dengan jangka awaktu maksimal 10 tahun dan bunga 6% per tahun.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 30 Oktober 2019  |  18:10 WIB
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk - Istimewa
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) akan merilis surat utang berdenominasi dolar Amerika Serikat senilai maksimum US$650 juta pada tahun depan.

Usai menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), Direktur Keuangan TBIG Helmy Yusman Santoso mengatakan rencana penerbitan tersebut akan dieksekusi tahun depan yakni pada semester I/2020. Pastinya, dia menyebut waktu penerbitan akan dilakukan menanti kondisi pasar yang kondusif bagi perusahaan.

Dia tak menyebut secara pasti penggalangan dana tersebut akan terbagi ke berapa kali penerbitan. Helmy berujar masih menyesuaikan dengan kondisi pasar. Surat utang yang akan dirilis itu akan memiliki tenor maksimal 10 tahun dan menawarkan kupon di kisaran 6%.

Bond issuance maximum amount US$650 juta, maksimal tenor 10 tahun dan bunga 6%,” ujarnya saat jumpa pers di Hotel JS Luwansa, Rabu (30/10/2019).

Lebih lanjut, dia menyebut nilai penerbitan ini telah mengalami perubahan dari rencana awal. Awalnya, pada Mei, perusahaan telah menetapkan nilai emisi US$850 juta. Namun menurutnya, dengan cairnya pinjaman revolver senilai US$350 juta, perusahaan tak perlu menerbitkan emisi dengan nilai sebesar itu.

Selain rencana penerbitan surat utang berdemominasi dolar AS, pihaknya pun memiliki rencana penerbitan umum berkelanjutan (PUB) dengan nilai Rp3 triliun. Dia menyebut penggalangan dana tersebut bersifat fleksibel.

Sebelumnya, berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), TBIG memiliki obligasi yang jatuh tempo pada 28 Oktober 2019 dengan nilai Rp628 miliar yang dilunasi menggunakan kas internal.

“Sisa PUB Rp3 triliun sampai tahun depan. Untuk flexibility saja setahun ke depan. Bisa dilakukan, bisa enggak,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tower bersama infrastructure Obligasi
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top