Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anindya Bakrie: VIVA Bakal Tiru Model Bisnis Disney Channel

Emiten berkode saham VIVA itu akan didorong seperti Disney yang kaya dengan properti intelektual.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 24 Oktober 2019  |  14:09 WIB
Komisaris Utama PT Intermedia Capital Tbk. Anindya Novyan Bakrie (kedua kanan) berbincang dengan Komisaris Anindra Ardiansyah Bakrie (kedua kiri), Komisaris Independen C.F.Carmelita Hardikusumo (kiri) dan Direktur Raden Mas Harlin Erlianto Rahardjo seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Jakarta, Kamis (25/4/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Komisaris Utama PT Intermedia Capital Tbk. Anindya Novyan Bakrie (kedua kanan) berbincang dengan Komisaris Anindra Ardiansyah Bakrie (kedua kiri), Komisaris Independen C.F.Carmelita Hardikusumo (kiri) dan Direktur Raden Mas Harlin Erlianto Rahardjo seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Jakarta, Kamis (25/4/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten media massa PT Visi Media Asia Tbk. akan mengubah fokus dari sekadar tayangan menjadi properti intelektual.

Saat ditemui usai pelantikan Menteri BUMN Erick Thohir, Presiden Direktur Visi Media Asia Anindya Novyan Bakrie mengatakan emiten berkode saham VIVA itu akan didorong seperti Disney Channel yang kaya dengan properti intelektual. Di era digital seperti sekarang, media massa, khususnya televisi tidak bisa sekadar memberikan tayangan seperti dulu.

“Intinya bagi kami [VIVA] dalam era digitalisasi ini mau fokus di mana? Apakah mau fokus kepada pembuatan konten seperti Netflix atau ke arah Disney yang fokus di intelectual property. Kami telah memilih VIVA itu akan fokus di intelectual property,” katanya, Rabu (23/10/2019).

Oleh sebab itu, Anindya mengatakan VIVA akan menambah kerja sama seperti One Pride, MMA dan sport Indonesia yang memiliki kekayaan intelektual. Belum lama ini juga VIVA ikut berinvestasi pada Bumi Langit.

Sebagai informasi, Bumi Langit adalah perusahaan hiburan berbasis karakter jagoan Indonesia yang telah diterbitkan selama 60 tahun terakhir.

Bumi Langit akan begerak seperti Marvel dengan menjadikan tokoh komik seperti Gundala dan Si Buta dari Gua Hantu tokoh layar lebar.

“Ke depan kalau tidak ada diferensiasi produk itu susah bagi siapapun. Kami pun sempat menyangka bisnis free to air pada 2018-2019 melambat itu karena digital. Tapi ternyata ekonomi dari konsumsi domestik melambat,” sebutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

visi media asia
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top