Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Laba Bersih WEGE Tumbuh Tipis di Semester 1

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2019, emiten berkode saham WEGE itu membukukan pendapatan Rp2,15 triliun. Jumlah itu turun 10,41 persen dari Rp2,40 triliun per 30 Juni 2018.
Presiden Direktur PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) Nariman Prasetyo memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia Tbk di Jakarta, Rabu (29/8/2018)./JIBI/Bisnis/Dedi Gunawan
Presiden Direktur PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) Nariman Prasetyo memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia Tbk di Jakarta, Rabu (29/8/2018)./JIBI/Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. membukukan laba bersih Rp181,60 miliar pada semester I/2019 atau naik 0,29 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2019, emiten berkode saham WEGE itu membukukan pendapatan Rp2,15 triliun. Jumlah itu turun 10,41 persen dari Rp2,40 triliun per 30 Juni 2018.

Dari situ, laba bersih yang dikantongi perseroan senilai Rp181,60 miliar pada semester I/2019. Pencapaian itu naik tipis atau 0,29 persen dari Rp181,07 miliar periode yang sama tahun lalu.

Dalam siaran pers, Selasa (30/7/2019), Manajemen WEGE mengklaim  membukukan kinerja positif hingga semester I/2019. Perseroan menyebut mengantongi laba Rp182,38 miliar atau naik 1,41 persen secara tahunan.

Perseroan menyebut peningkatan laba bersih itu didorong oleh pendapatan, tidak termasuk proyek kerja sama operasi (KSO), pada semester I/2019, yang mencapai Rp2,15 triliun.

Direktur Utama Wijaya Karya Bangunan Gedung Nariman Prasetyo menyebut pencapaian itu didasari kepada komitmen untuk fokus kepada peningkatan laba perusahaan. Salah satunya melalui pengelolaan keuangan terutama biaya dengan baik.

“Serta mampu mengendalikan kontrak-kontrak yang diperoleh melalui efisiensi pengendalian secara berjenjang dan sentralisasi,” tulisnya dalam siaran pers, Selasa (30/7/2019).

Sementara itu, WEGE melaporkan kontrak baru Rp1,77 triliun pada Januari 2019—Juni 2019. Realisasi itu setara 14,79 persen dair target Rp11,98 triliun tahun ini.

Menurut perseroan, capaian kontrak itu belum termasuk target perolehan kontrak baru dengan nilai terendah Rp2,9 triliun. Nilai itu berpotensi dapat menambah capaian kontrak baru entitas anak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. itu dalam waktu dekat.

“Kami yakin target perolehan kontrak baru sebesar Rp11,98 triliun di tahun ini dapat tercapai karena WEGE tengah membidik proyek rumah sakit pemerintah, proyek hotel milik BUMN, proyek apartemen milik swasta, sarana olahraga, dan gedung perkantoran,” ujar Nariman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper