Bermodal Mahar 10 Lot Saham MYOR, Fadhli Lamar Rizki

Fadhli membeli saham MYOR sebanyak 10 lot, dengan harga Rp2.400 per saham. Setelah memberikan mahar saham MYOR kepada Rizki, saham emiten konsumer ini sempat turun ke level Rp2.100 per saham.Rizki mengabaikan harga saham MYOR yang fluktuatif pada jangka pendek.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 30 Juli 2019  |  22:37 WIB
Bermodal Mahar 10 Lot Saham MYOR, Fadhli Lamar Rizki
Muhammad Fadhli Lubis dan Rizki Annisa melangsungkan pernikahan di Padangsidempuan. Rizki meminta kepada Fadhli untuk diberikan mahar saham MYOR sebanyak 10 lot. - dokumentasi pribadi

Bisnis.com, JAKARTA – Rizki Annisa sudah terlanjur jatuh cinta dengan investasi di pasar modal yakni saham. Sejak mengenal saham, Rizki memiliki impian agar calon suami bersedia memberikan mahar saham.

Pengetahuan tentang saham tidak datang secara tiba-tiba. Apalagi Rizki tinggal di Padangsidempuan, Sumatra Utara. Jarak tempuh dari Padangsidempuan ke Kota Medan sekitar 390 km—421 km, atau membutuhkan waktu sekitar 9-10 jam.

Literasi keuangan, pasar modal pun berhasil mengalahkan jarak. Rizki mengakui, mengenal investasi saham dari acara pelatihan pasar modal Yuk Nabung Saham melalui Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Padangsidempuan pada 2017.

Pelajaran awal yang diterima adalah peduli dengan produk-produk yang dipakai, alat transportasi yang ditumpangi hingga pembangunan infrastruktur. Atas dasar tersebut, Rizki membeli saham-saham consumer goods dan infrastruktur.

Untuk saham infrastruktur, pilihat jatuh kepada PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) dan PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON). Dia juga membeli saham PT Adaro Energy Tbk. (ADRO), sedangkan untu produk consumer goods yakni PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF).

Investasi pertama Rizki hanya Rp100.000. Ia pun berhasil memanajemen kepanikan bila harga saham yang dikoleksi dalam tren menurun. Memahami fundamental menjadi kunci sukses investasi. Trik yang dilakukan saat harga saham sedang turun adalah melakukan aksi beli.

Selang setahun kemudian, tepatnya pada 2018. Rizki dikenalkan orang tuanya dengan seorang pria bernama Muhammad Fadhli Lubis. Perjodohan tak berlangsung instan. Begitu juga dengan pernikahan, ia pun tak ingin menikah secara terburu-buru.

Sambil tersipu malu, Rizki mengakui, ingin mengenal Fadhli lebih intim. Bak kata orang pintar, perjodohan yang terburu-buru bak membeli kucing dalam karung dan dia tak ingin hal itu terjadi.

“Saya dan Fadhli tak hanya ketemu sekali. Kami bertemu berkali-kali dan ternyata Fadhli adalah pria yang baik, beragama, bertanggung jawab dan juga bekerja,” ungkapnya kepada Bisnis, Selasa (30/7/2019).

Setelah saling mengenal selama 1,5 tahun, Fadhli melamar Rizki dan menikah pada Juni 2019. Rizki pun telah membisikan kepada Fadhli bahwa ingin sekali diberikan mahar emas. Permintaannya pun dikabulkan oleh Rizki.

Fadhli tidak asing dengan investasi saham, sebab ia bekerja sebagai karyawan perbankan. Akan tetapi, tugas terberat adalah memberikan penjelasan kepada orang tua dan mertua. Kendati begitu, rintangan yang dihadapi sepasang anak adam ini berhasil terlampaui.

“Saya memilih saham Mayora sebagai mahar nikah, karena produk Mayora seperti Choki-Choki, Beng-Beng, Torabika, dan Energen, beredar banyak di seluruh warung dan pasar Padangsidempuan,” tambahnya.

Fadhli membeli saham MYOR sebanyak 10 lot, dengan harga Rp2.400 per saham. Setelah memberikan mahar saham MYOR kepada Rizki, saham emiten konsumer ini sempat turun ke level Rp2.100 per saham.Rizki mengabaikan harga saham MYOR yang fluktuatif pada jangka pendek.

Sebelum diberikan mahar saham MYOR, ia sudah memiliki 5 lot saham MYOR. Rizki pun akan menjaga saham MYOR yang diberikan oleh suaminya. Dia berharap harga saham MYOR terus bertumbuh dari hari ke hari, sejalan dengan cintanya kepada suami yang semakin bertambah dan bertambah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
myor, literasi keuangan

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top