AKSI EMITEN 18 JULI: ASII Mengaspal di Jalan Terjal, WSKT Bidik Arus Kas Masuk Rp63 Triliun

Berita mengenai laju penjualan mobil PT Astra International Tbk. (ASII) dan proyeksi kinerja PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) menjadi sorotan media nasional, Kamis (18/7/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  09:13 WIB
AKSI EMITEN 18 JULI: ASII Mengaspal di Jalan Terjal, WSKT Bidik Arus Kas Masuk Rp63 Triliun
Siluet karyawan di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai laju penjualan mobil PT Astra International Tbk. (ASII) dan proyeksi kinerja PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) menjadi sorotan media nasional, Kamis (18/7/2019).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

ASII Mengaspal di Jalan Terjal. Laju penjualan mobil PT Astra International Tbk. sepanjang semester I/2019 ternyata belum dapat melaju dengan kencang. Mampukah Astra membalikkan keadaan pada semester kedua tahun ini? (Bisnis Indonesia)

Rupiah Angkat Margin Emiten Farmasi. Sejumlah emiten farmasi berpeluang membukukan margin yang lebih baik pada tahun ini seiring dengan stabilnya nilai tukar rupiah sepanjang tahun berjalan 2019. (Bisnis Indonesia)

WSKT Bidik Arus Kas Masuk Rp63 Triliun. PT Waskita Karya (Persero) Tbk. berpotensi mendapatkan arus kas masuk dengan total Rp63 triliun sepanjang 2019. Senior Vice President Corporate Secretary Waskita Karya Shastia Hadiarti menuturkan bahwa perseroan akan menerima pembayaran dari proyek turnkey Rp26,5 triliun. (Bisnis Indonesia)

PTBA & ITMG Percaya Diri Capai Target. PT Bukit Asam Tbk. dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk. optimistis produksi dan penjualan batu bara pada tahun ini bisa mencapai target seiring dengan moncernya realisasi pada paruh pertama 2019, di tengah tertekannya harga batu bara. (Bisnis Indonesia)

Indika akan Buyback Obligasi Global US$215 Juta. PT Indika Energy Tbk. (INDY) mengantongi fasilitas pinjaman senilai US$150 juta dari sejumlah bank asing dan domestik. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk membeli kembali (buyback) sebagian obligasi global (partial redemption) sebesar US$215 juta. (Investor Daily)

Pasar Keramik Arwana Kian Kinclong. PT Arwana Citramulia Tbk. kembali mencatatkan animali kinerja keuangan di tengah tantangan industri keramik dalam negeri. Sepanjang semester I-2019, perusahaan ini bisa membukukan kenaikan penjualan bersih 13,35% year on year (yoy) menjadi Rp1,05 triliun. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Aksi Korporasi, kinerja emiten

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top