Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KABAR PASAR 27 MEI: Akuisisi Tambang Bakal Marak, 2 KEK Layak Jadi Sentra Karet

Berita terkait ekspansi produsen batu bara dan sentra produksi industri karet menjadi sorotan media massa hari ini, Senin (27/5/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 27 Mei 2019  |  08:56 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita terkait ekspansi produsen batu bara dan sentra produksi industri karet menjadi sorotan media massa hari ini, Senin (27/5/2019).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Akuisisi Tambang Bakal Marak. Di tengah tren penurunan harga batu bara, sejumlah emiten merancang langkah akuisisi tambang untuk menangkap peluang peningkatan permintaan pada masa mendatang. (Bisnis Indonesia)

2 KEK Layak Jadi Sentra Karet. Para pengusaha karet Indonesia mengusulkan kawasan ekonomi khusus (KEK) Sei Mangkei dan Tanjung Api-Api sebagai sentra produksi industri karet Indonesia guna memacu serapan karet alam domestik. (Bisnis Indonesia)

Sampai Kapan Bersikap Lunak? Pemerintah terus bersikap lunak terhadap wajib pajak (WP) yang tak patuh. Ditjen Pajak memberi keleluasaan kepada WP untuk melakukan revisi surat pemberitahuan (SPT) atau mengungkapkan secara sukarela harta yang belum dilaporkan dalam pengampunan pajak (tax amnesty). (Bisnis Indonesia)

Bursa RI Paling Potensial di Asean. Bursa Efek Indonesia (BEI) lebih potensial dibanding bursa saham lainnya di Asean, baik dari sisi kapitalisasi pasar (market cap), jumlah investor dan jumlah emiten, maupun dari sisi volume dan nilai transaksi. (Investor Daily)

Ahamdulillah, ada THR Dividen dari Bursa. Sepekan menjelang libur panjang lebaran, masih ada kesempatan membeli saham pembagi dividen. Ada sekitar 17 emiten yang mematok cum date pekan ini, dengan total dividen yang siap membanjiri pasar senilai Rp12,5 triliun. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karet batu bara
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top