Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jasa Marga (JSMR) Tebar Dividen Rp45 per Saham

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. membagikan dividen tunai senilai Rp330,39 miliar atau 15% dari laba bersih Rp2,202 triliun periode 2018.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 06 Mei 2019  |  17:12 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, Presiden Direktur PT Mandiri Manajemen lnvestasi Alvin Pattisahusiwa, dan Direktur Utama BEI Inarno Djajadi saat pencatatan Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur atau KIK Dinfra dengan jumlah Rp423,5 miliar di Bursa Efek Indonesia, Senin (15/4/2019). - Bisnis/M. Nurhadi Pratomo
Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, Presiden Direktur PT Mandiri Manajemen lnvestasi Alvin Pattisahusiwa, dan Direktur Utama BEI Inarno Djajadi saat pencatatan Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur atau KIK Dinfra dengan jumlah Rp423,5 miliar di Bursa Efek Indonesia, Senin (15/4/2019). - Bisnis/M. Nurhadi Pratomo

Bisnis.com, JAKARTA— PT Jasa Marga (Persero) Tbk. membagikan dividen tunai senilai Rp330,39 miliar atau 15% dari laba bersih Rp2,202 triliun periode 2018.

Keputusan itu dihasilkan dalam rapat pemegang saham tahunan (RUPST) kinerja 2018 yang berlangsung, Senin (6/5/2019). Dengan demikian, emiten berkode saham JSMR itu membagikan dividen Rp45 per lembar saham.

“Dividen 15% [dari laba bersih 2018] dan sisanya laba ditahan,” ujar Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani di Jakarta, Senin (6/5/2019).

Pada 2017, JSMR membagikan dividen tunai senilai Rp440 miliar atau 20% dari laba bersih Rp2,2 triliun. Saat itu, jumlah dividen per lembar saham senilai Rp60,63.

Seperti diketahui, Jasa Marga membukukan pendapatan tol dan usaha lainnya Rp9,78 triliun pada 2018. Selanjutnya, pendapatan konstruksi tercatat Rp27,18 triliun tahun lalu.

Total pendapatan JSMR senilai Rp36,97 triliun pada 2018. Realisasi itu tumbuh 5,36% dari Rp35,09 triliun pada 2017.

Beban pokok pendapatan perseroan tol milik negara itu tercatat naik lebih rendah dibanding pendapatan pada 2018. Pasalnya, beban pokok hanya naik 4,27% dari Rp29,78 triliun pada 2017 menjadi Rp31,05 triliun tahun lalu.

Dari situ, JSMR membukukan laba kotor Rp5,91 triliun pada 2018. Jumlah tersebut naik 11,49% dari Rp5,30 triliun pada 2017.

Dengan demikian, laba bersih yang dikantongi perseroan senilai Rp2,202 triliun pada 2018. Pencapaian itu naik 0,11% dari Rp2,200 triliun pada 2017.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa marga kinerja emiten
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top