Indeks Syariah Bangkit setelah Anjlok 2 Persen Senin 22 April

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berhasil rebound bahkan ditutup menguat lebih dari 1 persen pada perdagangan hari ini, Selasa (23/4/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 23 April 2019  |  18:08 WIB
Indeks Syariah Bangkit setelah Anjlok 2 Persen Senin 22 April
Karyawati bearktivitas di samping papan penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (27/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berhasil rebound bahkan ditutup menguat lebih dari 1 persen pada perdagangan hari ini, Selasa (23/4/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, JII berakhir menguat 1,70 persen atau 11,73 poin di level 703,77 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Senin (22/4), JII ditutup anjlok 2,01 persen atau 14,21 poin di level 692,03.

Indeks syariah tersebut mulai rebound dari pelemahannya dengan dibuka naik 0,28 persen atau 1,96 poin di level 693,99 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 693,31-704,92.

Sebanyak 23 saham menguat, 4 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing naik 2,02 persen dan 1,85 persen menjadi pendorong utama rebound JII hari ini.

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses rebound dari pelemahannya dan berakhir menguat pada perdagangan hari ini.

IHSG ditutup menguat 0,75 persen atau 48,08 poin di level 6.462,82 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Senin (22/4), IHSG berakhir di level 6.414,74 dengan pelemahan 1,42 persen atau 92,48 poin.

IHSG mulai rebound dari pelemahannya dengan dibuka naik tipis 0,08 persen atau 5,42 poin di level 6.420,16 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.415,45 – 6.482,82.

Sebanyak delapan dari sembilan sektor berakhir di wilayah positif, dipimpin tambang (+1,98 persen) dan aneka industri (+1,53 persen). Satu-satunya sektor yang berakhir di zona merah adalah properti yang turun 0,13 persen.

Dari 632 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 248 saham menguat, 171 saham melemah, dan 213 saham stagnan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing naik 2,02 persen dan 1,85 persen juga menjadi pendorong utama penguatan IHSG.

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII:

Kode

Kenaikan (persen)

UNVR

+2,02

TLKM

+1,85

ASII

+1,66

UNTR

+4,31

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII:

Kode

Penurunan (persen)

TPIA

-1,47

INTP

-0,35

SCMA

-0,88

AKRA

-0,84

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks Syariah

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top