China Berencana Larang Peredaran Bitcoin

Pemerintah China berencana untuk menghapuskan penambangan bitcoin karena dianggap memberikan tekanan pada pemerintah terkait dengan sektor mata uang kripto.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 11 April 2019  |  18:20 WIB
China Berencana Larang Peredaran Bitcoin
Bitcoin turun - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah China berencana untuk menghapuskan penambangan bitcoin karena dianggap memberikan tekanan pada pemerintah terkait dengan sektor mata uang kripto.

Mengutip Reuters, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional atau National Development and Reform Commission (NDRC) mengatakan bahwa pihaknya sedang mencari pendapat publik tentang daftar revisi industri yang didorong, dibatasi atau bahkan dihilangkan.

Daftar tersebut pertama kali diterbitkan pada 2011. Dalam rancangan revisi daftar yang dikeluarkan pada Senin (8/4/2019), menambahkan penambangan mata uang kripto, termasuk bitcoin, ke dalam lebih dari 450 kegiatan yang harus dihapus.

Hal tersebut dikarenakan kegiatan yang dianggap tidak mematuhi undang-undang dan peraturan yang relevan, tidak aman, dan mencemari lingkungan.

Namun, dokumen tersebut tidak menetapkan tanggal target atau rencana bagaimana menghilangkan penambangan bitcoin. Publik memiliki waktu hingga 7 Mei untuk memberikan komentar terhadap rancangan dokumen tersebut.

Padahal, China merupakan pasar terbesar di dunia untuk hardware komputer yang dirancang untuk menambang bitcoin dan mata uang kripto lainnya. Walaupun demikian, aktivitas perdagangan mata uang kripto di China sempat tidak berjalan akibat perarturan yang masih abu-abu.

Mengutip surat kabar milik pemerintah China, Securities Times, bahwa daftar tersebut secara jelas mencerminkan sikap kebijakan industri negara terhadap industri mata uang digital.

Jehan Chu, Mitra Pengelola di Perusahaan Investasi Blockchain Kenetic mengatakan bahwa langkah NDRC tersebut sejalan dengan keinginan China untuk mengendalikan berbagai lapisan industri kripto yang berkembang pesat, dan belum menandakan perubahan besar dalam kebijakan

"Saya percaya China hanya ingin 'me-reboot' industri kripto menjadi industri yang mereka awasi, pendekatan yang sama yang mereka ambil dengan Internet," ujarnya, seperti dikutip Reuters, Kamis (11/4/2019).

Sementara itu, trader bitcoin lain mengatakan bahwa mereka tidak terkejut dengan langkah pemerintah. "Penambangan bitcoin menghabiskan banyak listrik," kata seorang pedagang bitcoin Tiongkok yang menolak disebutkan namanya karena situasi yang sensitif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
china, bitcoin

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top