Harga Karet Tokyo Mengerut Empat Hari Beruntun

Harga karet di bursa Tokyo melemah pada perdagangan hari keempat berturut-turut, Selasa (26/3/2019), di tengah kekhawatiran seputar perlambatan pertumbuhan global dan kelebihan suplai.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 Maret 2019  |  15:19 WIB
Harga Karet Tokyo Mengerut Empat Hari Beruntun
Petani memanen getah karet di Banyuasin, Sumatra Selatan, Selasa (8/1/2019). - Antara/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet di bursa Tokyo melemah pada perdagangan hari keempat berturut-turut, Selasa (26/3/2019), di tengah kekhawatiran seputar perlambatan pertumbuhan global dan kelebihan suplai.

Berdasarkan data Bloomberg, harga karet untuk kontrak teraktif Agustus 2019 di Tokyo Commodity Exchange (Tocom) ditutup melemah 0,92% atau 1,70 poin di level 182,20 yen per kg dari level penutupan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (25/3), harga karet kontrak Agustus berakhir anjlok 3,11% atau 5,90 poin di level 183,90 yen per kg, pelemahan hari ketiga beruntun.

Seperti dilansir Bloomberg, aksi jual besar-besaran yang melanda pasar ekuitas di Asia pada perdagangan Senin (25/3) tetap membebani harga karet di Tokyo meskipun bursa saham di kawasan tersebut mampu bangkit hari ini.

Kabar mengenai bertambahnya jumlah persediaan karet untuk pekan kelima di Shanghai memperburuk sentimen untuk komoditas ini.

Jumlah persediaan karet di Shanghai dilaporkan naik 0,8% menjadi 443.798 ton pekan lalu, level tertinggi sejak 15 November. Kondisi suplai yang berlebih tersebut dinilai akan mempersulit karet untuk melonjak.

Pelemahan harga karet diprediksi akan bertahan karena kelebihan produksi. Langkah sejumlah produsen utama karet di Asia untuk membatasi ekspor kemungkinan tidak akan menyelesaikan isu pasokan.

“Satu-satunya cara untuk mendukung harga adalah dengan meninggalkan karet di pohonnya [mengurangi produksi],” ujar Michael Coleman, seorang pedagang di RCMA Group.

Sejalan dengan karet di Tokyo, harga karet untuk kontrak teraktif Mei 2019 di Shanghai Futures Exchange turut melanjutkan pelemahannya dan berakhir turun 1,12% atau 130 poin di level 11.525 yuan per ton pada perdagangan hari ini, pelemahan hari ketiga berturut-turut.

Berbanding terbalik dengan karet, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Mei 2019 mampu rebound dan menguat 0,83% atau 0,49 poin ke level US$59,31 per barel pukul 14.21 WIB, setelah berakhir turun 0,37% di level US$58,82 per barel pada perdagangan Senin (25/3).

Adapun minyak Brent untuk pengiriman Mei 2019 menguat 0,33% atau 0,22 poin ke level US$67,43 per barel siang ini.

Pergerakan Harga Karet Kontrak Agustus 2019 di Tocom

Tanggal                             

Harga (Yen/Kg)              

Perubahan

26/3/2019

182,20

-0,92%

25/3/2019

183,90

-3,11%

22/3/2019

189,80

-1,15%

20/3/2019

192,00

-1,64%

19/3/2019

195,20

+0,46%

Sumber: Bloomberg  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga karet

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top