Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tekanan Berkurang, IHSG Naik Tajam pada Awal Perdagangan

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound ke zona hijau dan langsung menguat cukup signifikan pada awal perdagangan hari ini, Selasa (26/3/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 Maret 2019  |  09:43 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound ke zona hijau dan langsung menguat cukup signifikan pada awal perdagangan hari ini, Selasa (26/3/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG terpantau menanjak 1% atau 64,24 poin ke level 6.475,49 pada pukul 09.13 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan 0,46% atau 29,66 poin di level 6.440,92.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.439,58 – 6.477,16. Adapun pada perdagangan Senin (25/3), IHSG berakhir melorot 1,75% atau 114,02 poin di level 6.411,25.

Seluruh sembilan sektor bergerak di zona hijau pagi ini, dipimpin sektor industri dasar (+1,43%), consumer goods (+1,39%), dan finansial (+0,87%).

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing naik 1% dan 1,25% menjadi pendorong utama penguatan IHSG pada pukul 09.13 WIB.

Tekanan terhadap IHSG diperkirakan akan mulai berkurang pada perdagangan hari ini, didongkrak sejumlah faktor di antaranya fundamental perekonomian yang terlihat kuat.

Menurut William Surya Wijaya, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas, pergerakan IHSG terlihat sedang melalui fase konsolidasi namun tekanan terhadapnya tampak sudah mulai terbatas.

Hal ini tentunya ditunjang oleh banyak faktor, diantaranya kuatnya sisi fundamental perekonomian yang terlihat dari data terlansir, serta masih terus berlangsungnya capital inflow yang terjadi tercatat secara year to date.

"Indeks berpeluang bangkit dengan rentang pergerakan 6.356-6.498," papar William dalam risetnya.

Sejalan dengan IHSG, pergerakan indeks Bisnis-27 rebound dan menanjak 1,11% atau 6,21 poin ke level 567,87 pada pukul 09.13 WIB, setelah ditutup merosot sekitar 2% atau 11,01 poin di posisi 561,65 pada Senin (25/3).

Indeks saham lainnya di Asia mayoritas juga mampu rebound dan bergerak positif pagi ini, setelah tertekan aksi jual besar-besaran pada perdagangan Senin (25/3).

Di antara yang bergerak di zona hijau adalah indeks FTSE Straits Times Singapura (+0,69%), indeks FTSE Malay KLCI (+0,03%), dan indeks PSEi Filipina (+0,53%).

Indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang bahkan menguat 2,08% dan 1,57%, setelah berakhir anjlok 2,45% dan 3,01% masing-masing pada Senin. Reboundnya diikuti indeks Hang Seng Hong Kong (+0,55%) dan indeks Kospi Korea Selatan (+0,30%).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top