Perbesar Ritel, Catur Sentosa Adiprana (CSAP) Alokasikan Capex Rp580 Miliar

Emiten distribusi dan ritel, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk. (CSAP) mengalokasikan belanja modal senilai Rp580 miliar untuk memperbesar segmen ritel pada tahun ini.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 21 Februari 2019  |  18:13 WIB
Perbesar Ritel, Catur Sentosa Adiprana (CSAP) Alokasikan Capex Rp580 Miliar
Pengunjung berbelanja di Mitra10 Pesanggrahan, Jakarta, Kamis (25/5/2018)./JIBI/Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten distribusi dan ritel, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk. (CSAP) mengalokasikan belanja modal senilai Rp580 miliar untuk memperbesar segmen ritel pada tahun ini.

Sekretaris Perusahaan catur Sentosa Adiprana Idrus H. Widjajakusuma mengatakan, belanja modal (capex) tersebut dominan akan digunakan untuk memperbesar porsi ritel yakni pembukaan gerai Mitra10. Alokasi capex untuk pembukaan gerai Mitra10 senilai Rp550 miliar.

"Capex tahun ini Rp580 miliar. Sebanyak Rp550 miliar untuk membuka gerai Mitra10. Kami bakal buka 5 toko tahun ini. Capex itu juga sebagaian kecil untuk persiapan pembukaan gerai untuk 2020," ungkapnya kepada Bisnis.com, Rabu (21/2/2019).

Pada 2020, emiten bersandi saham CSAP bakal membuka delapan gerai baru. Pembukaan masih akan terus berlanjut pada 2021, dengan membuka delapan gerai Mitra10.

Terkait pembukaan gerai, Mitra10 lebih berkonsentrasi untuk membuka super store dengan ukuran 3.000 m2—3.500 m2. Bila asumsi tanah disewa dengan tenor lebih dari 10 tahun dengan ukuran tersebut beserta modal kerja, maka dibutuhkan dana sekitar Rp40 miliar--Rp50 miliar.

Selain membuka gerai baru, sisa capex senilai Rp30 miliar akan digunakan untuk peremajaan tracking dan renovasi gudang.

Pada bulan pertama 2019, CSAP mengklaim membukukan kinerja yang baik. "Pada Januari ini masih cukup bagus, ada pertumbuhan distribusi 10% dan ritel tumbuh 10%-15%. Namun, angka Januari bukan patokan pertumbuhan." 

Menurutnya, kinerja pada awal tahun ini masih kondusif dan positif. Secara total, pertumbuhan penjualan pada Januari 2019 berada pada kisaran 10%-13%.

Strategi investor asal Thailand yakni SCG Retail Holding Company Limited, katanya, bakal menambah variasi produk perseroan dan prinsipal baru di distribusi dan ritel. Di sisi lain, perseroan juga tengah fokus menggarap e-commerce, dengan mempersiapkan platform, aplikasi dan website untuk menambah penjualan melalui online.

"Strategi online ini akan membantu memudahkan nasabah berbelanja di Mitra10 dan konsumen dapat menjemput produk yang dibeli di gerai terdekat," kata Idrus.

Dia menambahkan, perseroan juga sempat melakukan penjualan produk melalui market place. Hal itu direspons sangat positif oleh masyarakat dan berhasil membukukan pertumbuhan penjualan hingga 300% melalui online.

Meskipun pertumbuhan cukup tinggi, kontribusi penjualan terhadap CSAP masih terbilang sangat kecil. Namun, potensi penjualan online bisa menjadi besar bila digarap dengan serius. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, catur sentosa adiprana

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top