Kinerja Emiten Dorong Optimisme, Wall Street Menguat

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 172.15 poin atau 0,68% ke 25.411,52, sedangkan S&P 500 menguat 12,83 poin atau 0,47% ke level 2.737,7 dan Nasdaq Composite menguat 54,55 poin atau 0,74% ke 7.402.08.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 06 Februari 2019  |  06:35 WIB
Kinerja Emiten Dorong Optimisme, Wall Street Menguat
Bursa saham AS - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat menguat pada perdagangan Selasa (5/2/2019) karena sebagian besar kinerja emiten memicu optimisme investor menjelang pidato State of Union Presiden Donald Trump yang ditunggu-tunggu..

Saham Estée Lauder Cos Inc naik 11,6% setelah laporan kuartalan produsen kosmetik tersebut melampaui estimasi, didorong oleh pertumbuhan yang kuat di China. Saham Estée Lauder memiliki persentase kenaikan terbesar di antara perusahaan S&P 500.

Perusahaan fashion mewah Ralph Lauren Corp juga melaporkan penjualan dan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan, mendorong saham menguat 8,4%.

Sementara itu, saham Alphabet Inc berbalik arah dan berakhir naik 0,9%. Laporan keuangan perusahaan induk Google ini melampaui estimasi, namun saham melemah di awal perdagangan menyusul catatan pengeluaran yang lebih tinggi.

Tony Roth, kepala kepala investasi Wilmington Trust di Wilmington, mengatakan optimisme terhadap prospek resolusi terhadap perselisihan tentang pendanaan dinding perbatasan, yang mendorong penutupan sebagian pemerintaham AS selama 35 hari, juga mendukung Wall Street.

Dalam pidato State of the Union yang dijadwalkan pukul 21:00 waktu setempat, Trump diperkirakan akan mendesak komite kongres untuk bekerja di luar kesepakatan keamanan perbatasan.

Pidatonya kemungkinan akan menargetkan bidang-bidang untuk perjanjian kedua partai yang potensial, seperti peningkatan infrastruktur dan penurunan biaya obat.

"Pasar tidak peduli apakah tembok itu dibangun atau tidak. Yang penting adalah kepercayaan dan PDB tidak terpengaruh secara negatif sebagai akibat dari penutupan pemerintah,” ungkap Roth, seperti dikutip Reuters.

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 172.15 poin atau 0,68% ke 25.411,52, sedangkan S&P 500 menguat 12,83 poin atau 0,47% ke level 2.737,7 dan Nasdaq Composite menguat 54,55 poin atau 0,74% ke 7.402.08.

Indeks Volatilitas CBOE turun 0,16 poin menjadi level 15,57, penutupan terendah dalam empat bulan terakhir.

Menyusul akhir yang bergejolak di tahun 2018, saham-saham AS sejauh ini memiliki kinerja yang sangat baik tahun ini, dengan S&P 500 dan Dow masing-masing naik sekitar 9% dan Nasdaq menguat lebih dari 11%.

Selain pendapatan perusahaan, reli Wall Street tahun ini telah dibantu oleh sikap dovish dari Federal Reserve dan harapan kesepakatan perdagangan antara AS dan China.

Di antara saham lainnya, saham Boeing Co menguat 3,3% setelah perusahaan mengatakan telah melakukan investasi yang signifikan dalam pengembangan pesawat bisnis supersonik Aerion.

Di sisi lain, saham Archer Daniels Midland Co merosot 5,9% setelah laba kuartal keempat meleset dari ekspektasi karena sengketa perdagangan AS-China.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa as

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top