Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Konglomerasi Grup Sinarmas, Performa INKP & TKIM Kinclong

Sinar Mas Pulp and Paper merupakan salah satu lini bisnis utama dari Sinar Mas Group yang baru ditinggalkan pendirinya. Dua emiten kertas milik Grup Sinarmas yakni PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM) dan PT Indah Kiat Pupl & Paper (INKP) memiliki kinerja yang baik pada 2018.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 27 Januari 2019  |  15:46 WIB
Direktur Utama PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Hendra Jaya Kosasih (ketiga kanan) berbincang dengan Komisaris Utama Saleh Husin (ketiga kiri), Komisaris Independen Pande Putu Raka (dari kiri), Direktur Yan Partawidjaja, Direktur Kurniawan Yuwono dan Komisaris Kosim Sutiono sebelum RUPST, di Jakarta, Rabu (27/6/2018). - JIBI/Abdullah Azzam
Direktur Utama PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Hendra Jaya Kosasih (ketiga kanan) berbincang dengan Komisaris Utama Saleh Husin (ketiga kiri), Komisaris Independen Pande Putu Raka (dari kiri), Direktur Yan Partawidjaja, Direktur Kurniawan Yuwono dan Komisaris Kosim Sutiono sebelum RUPST, di Jakarta, Rabu (27/6/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Sinar Mas Pulp and Paper merupakan salah satu lini bisnis utama dari Sinar Mas Group yang baru ditinggalkan pendirinya. 

Dua emiten kertas milik Grup Sinarmas yakni PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM) dan PT Indah Kiat Pupl & Paper (INKP). 

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI pada Minggu (27/1/2019), INKP memiliki aset US$8,72 miliar per 30 September 2018 atau tumbuh 14,26% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan bersih tumbuh 10,88% menjadi US$2,51 miliar. Laba bersih yang diatribusikan bagi entitas induk juga naik 79,58% menjadi US$516,17 juta. 

Pada perdagangan yang ditutup Jumat (25/1/2019), saham INKP tercatat naik 375 poin atau 2,95% ke level Rp13.100 per saham. Adapun, kapitalisasi pasarnya sebesar Rp71,67 triliun dengan PER 6,98 kali. 

Begitu pula, saham TKIM tercatat Rp13.150 per saham, naik 75 poin atau 0,57%. Secara year to date, saham TKIM naik 18,47%. Kapitalisasi pasarnya sebesar Rp40,94 triliun dengan PER 8,30 kali. 

TKIM memiliki aset US$2,93 miliar atau tumbuh 13,72% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, penjualan bersih tumbuh 4,46% menjadi US$817,44 juta dan laba bersih yang dapat diatribusikan bagi entitas induk tumbuh 1.003,41% menjadi US$247,89 juta. 

Dalam catatan Bisnis, INKP menginvestasikan total US$600 juta untuk membangun wide packaging project atau pabrik kemasan terintegrasi di Kawasan Industri Karawang dengan kapasitas 750.000 ton per tahun dan ditargetkan selesai pada kuartal II/2020. Sementara itu, Pabrik Kertas Tjiwi Kimia juga ikut memperbesar lini produksi kertas coklat untuk kebutuhan kemasan atau packaging melalui konversi mesin. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sinar mas kinerja emiten tjiwi kimia indah kiat
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top