Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gelombang Capital Inflow Topang IHSG Lanjutkan Penguatan

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada awal perdagangan hari ini, Jumat (25/1/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 25 Januari 2019  |  10:18 WIB
Karyawan melintas di dekat papan penunjuk pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (16/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Karyawan melintas di dekat papan penunjuk pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (16/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada awal perdagangan hari ini, Jumat (25/1/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,30% atau 19,71 poin ke level 6.486,37 pada pukul 09.23 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan 7,50 poin atau 0,12% di posisi 6.474,16.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.472,33 – 6.498,33. Pada perdagangan Kamis (24/1), IHSG rebound dan berakhir naik 0,24% atau 15,48 poin di level 6.466,65, setelah tergelincir turun pada perdagangan sebelumnya.

Delapan dari sembilan sektor bergerak di zona hijau, dipimpin sektor industri dasar dan pertanian yang masing-masing naik 0,68% dan 0,65%. Adapun sektor aneka industri bergerak sendirian di zona merah dengan pelemahan 0,48%.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing naik 0,79% dan 0,81% menjadi pendorong utama atas penguatan IHSG pagi ini.

IHSG diproyeksikan akan kembali melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola white bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6..449 197 hingga 6.431,738. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6481.499 hingga 6496.342.

“Berdasarkan indikator, MACD masih berada di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area overbought,” paparnya. 

Sementara itu, Vice President Research Department Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan rilis data perekonomian tentang FDI yang akan terlansir dapat mewarnai pola pergerakan IHSG hari ini.

Gelombang capital inflow yang masih terus berlangsung, jelasnya, turut menunjang pola kenaikan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

Pada perdagangan Kamis (24/1), investor asing kembali mencatatkan aksi beli bersih saham, dengan membukukan net buy senilai sekitar Rp158,82 miliar, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia.

"Hari ini IHSG berpotensi menanjak di level 6.226 - 6.542," demikian menurut riset hariannya.

Sejalan dengan IHSG, pergerakan indeks Bisnis-27 menguat 0,36% atau 2,06 poin ke level 577,65 pada pukul 09.24 WIB, setelah mengakhiri pergerakannya pada perdagangan Kamis (24/1) dengan rebound 0,08% atau 0,43 poin di posisi 575,59.

Indeks saham lainnya di kawasan Asia juga menguat pagi ini, di antaranya indeks FTSE Straits Times Singapura (+0,51%), indeks FTSE Malay KLCI (+0,20%), dan indeks PSEi Filipina (+0,37%).

Di Jepang, indeks Topix dan Nikkei 225 masing-masing menguat 0,81% dan 0,85%. Indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,73%, sedangkan indeks Shanghai Composite dan indeks CSI 300 China masing-masing naik 0,49% dan 0,66%.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top